Viral Telur Palsu di Kediri, Begini Kata Polisi

Popnesia.com - Seorang emak-emak bernama Linda Agustini membuat heboh warga Kediri, Jawa Timur, usai mengunggah video terkait kondisi telur yang ia beli dari pedagang kaki lima.
Telur yang baru ia keluarkan dari lemari es itu kondisinya tidak normal. Ada yang isinya lembek seperti gel dan ada yang bertekstur keras hingga dapat diiris dengan pisau.

Linda mengunggah videonya di status WhatsApp. Video itu viral karena diduga telur itu palsu.

Karena menimbulkan keresahan, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota Iptu Girindra Wardhana melakukan penyelidikan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Uji lab dilakukan terhadap telur-telur tersebut.

"Hasilnya mendapati jika telur tersebut ialah asli setelah dilihat dari sejumlah kandungan dari isi telur tersebut," kata Girindra, Selasa (18/5).
Menurutnya penyimpangan yang terjadi pada telur-telur tersebut terjadi karena ada kerusakan di kulkas milik Linda.

"Indikasinya lemari es (kulkas) yang digunakan terjadi kerusakan sehingga menyebabkan suhu terlalu dingin," ujar Girindra.

Meski konten yang disebarkan Linda salah, Girindra memastikan tidak menjerat pidana wanita tersebut. Linda hanya diminta membuat video permohonan maaf karena informasi yang dia sampaikan salah.

"Jadi dalam kejadian ini tidak ada tersangka. Mereka (pengunggah video) cukup dengan melakukan klarifikasi dengan mengunggah video yang intinya mereka meminta maaf atas kejadian yang telah mereka unggah. Sementara itu, polisi juga tidak melakukan pengusutan terhadap penjual telur, mengingat telur-telur tersebut ialah asli," terangnya.

Tidak Layak Konsumsi
Meski telur itu asli, Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, dr Pujiono mengatakan telur itu tidak layak dikonsumsi.

“Telur itu adalah asli bukan telur palsu namun kondisinya rusak karena disebabkan faktor penyimpanan yang terlalu lama sehingga menyebabkan telur tidak layak dikonsumsi,” kata Pujiono.
Agar kejadian yang sama tidak terulang, Pujiono menyarankan agar masyarakat memilih telur ayam yang kondisinya masih fresh saat dibeli. Telur juga sebaiknya disimpan tidak lebih dari seminggu.

(Kumparan)

Subscribe to receive free email updates: