Gojek-Tokopedia Resmi Kawin, Siapa PDKT Duluan?

 


Popnesia.com - Jodoh! Itulah satu kata yang dilontarkan co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya terkait rampungnya merger Gojek dan Tokopedia dalam bendera GoTo.

Namun ibarat orang pacaran sebelum pernikahan itu terjadi, tentu banyak yang bertanya-tanya soal siapa yang lebih agresif saat PDKT (pendekatan) di antara dua startup unicorn Indonesia ini, Gojek atau Tokopedia?

"Kalau ditanya siapa yang agresif duluan, bingung juga. Karena saya dan Kevin (CEO Gojek Kevin Aluwi-red.) sudah kenal lama, termasuk waktu Nadiem masih aktif di Gojek," kata William saat berbincang dengan sejumlah media secara terbatas di Ritz Carlton Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Nah, dari perkenalan yang sudah lama ini kemudian berlanjut ke komunikasi yang lebih intens. Sampai akhirnya di tahun 2015, Gojek dan Tokopedia benar-benar berkolaborasi terkait layanan GoSend yang menyokong e-commerce Tokopedia.

"Di tahun 2015 itu Gojek dan Tokopedia dalam 9 bulan berkolaborasi kita sama-sama growth dan menjadi market leader. Jadi tidak ada siapa yang agresif PDKT duluan, tapi karena kami sering berkomunikasi saja," tukas William.

Hal serupa pun disampaikan co-Founder dan CEO Gojek Kevin Aluwi. Ia menyebut, layaknya sepasang anak muda yang sedang dimabuk gairah mengembangkan startup, lirik-lirikan Gojek dan Tokopedia dimulai sejak tahun 2015.

Pun demikian, Kevin mengakui jika diskusi serius untuk menempuh ke jenjang pernikahan antara Gojek dan Tokopedia baru terjadi setengah tahun terakhir, di tengah masa pandemi COVID-19.

GoTo sendiri nantinya akan dikendalikan oleh 'empat Jenderal', dengan tupoksi masing-masing. Mereka adalah Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group. Lalu ada Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo."Dimana dalam 6 bulan tersebut kita sama-sama menyamakan visi, misi dan layanan apa yang bisa kita berikan dari partnership ini dan mengenyampingkan ego besar masing-masing perusahaan," pungkasnya.

Sedangkan Kevin Aluwi akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap menjadi CEO Tokopedia.

Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial. GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

"Jadi meski saya CEO GoTo bukan berarti saya melebihi yang lain, secara umum kami berempat yang akan saling support terhadap GoTo dan perusahaan-perusahaan di bawahnya," pungkas Andre Soelistyo, CEO GoTo dalam kesempatan yang sama.

(detik.com)

Subscribe to receive free email updates: