Seruan Penangkapan Jozeph Paul Zhang Makin Kencang! Berikut Sejumlah Upaya Penangkapannya!

 


Popnesia.com - Sejumlah tokoh agama, tokoh nasional, politikus hingga menteri mengecam pernyataan Jozeph Paul Zhang, publik meminta agar pria yang bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono itu segera ditangkap. Jozeph Paul Zhang dikecam karena diduga menista agama dan mengaku sebagai nabi ke-26.

Awalnya Jozeph Paul Zhang telah dilaporkan ke polisi. Jozeph Paul Zhang dilaporkan atas dugaan penodaan agama atas pernyataannya yang diduga menista agama.

"Kemarin sebelum zuhur bikin laporannya (ke Mabes Polri)," ucap pelapor, Husin Shahab, saat dihubungi, Minggu (18/4/2021).

Husin juga memperlihatkan laporan polisi (LP) yang dibuatnya di Mabes Polri. Laporan itu bernomor LP/B/0253/IV/2021/BARESKRIM tertanggal 17 April 2021.

Kemudian sejumlah tokoh mengecam pernyataan Jozeph Zhang. Tokoh yang mengecam pernyataan Jozeph Paul Zhang itu datang dari politisi, tokoh agama, politikus hingga menteri.Husin mengaku melaporkan Jozeph Paul Zhang atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Penistaan Agama Pasal 156A KUHP.


Berharap Agar Jozeph Paul Zhang Dideportasi

Salah satunya datang dari Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Aziz meminta publik tidak terprovokasi oleh pernyataan Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono terkait Islam dan Nabi Muhammad SAW. Azis berharap Jozeph Paul Zhang dideportasi agar bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya.

Selain itu, Azis meminta agar polisi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menertibkan postingan di media sosial yang mengandung konten negatif. Pemblokiran dilakukan guna mencegah peristiwa terulang."Biarkan kepolisian melalui Interpol melakukan tugasnya, karena Jozeph Paul Zhang berada di luar negeri. Semoga negara yang bersangkutan dapat melakukan deportasi," kata Azis Syamsuddin dalam keterangannya, Senin (19/4/2021).

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta kepolisian untuk segera menindak tegas Joseph Paul Zhang yang diduga telah melakukan penistaan agama dan Nabi Muhammad SAW. Joseph pun telah dilaporkan berbagai pihak atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016.
Ketua MPR Minta Kepolisian Segera Tindak Tegas Joseph Paul Zhang

"Saya telah bertemu dengan sejumlah tokoh lintas agama. Saya sudah kontak Sekjen PGI Pendeta Gomar Gultom dan Romo Benny Susetyo. Kita sepakat meminta dan mendesak aparat berwajib bergerak cepat mengamankan Joseph agar segera diproses hukum," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (18/4/2021).

Tak hanya itu, Jozeph Paul Zhang juga menantang Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Namun pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu menganggap Jozeph Zhang tidak berani bertanggungjawab atas ucapannya."Selain memastikan penegakan hukum, juga untuk memastikan kondusivitas masyarakat tetap terjaga dengan baik. Jangan sampai ketenangan masyarakat serta kerukunan antar umat beragama terganggu akibat ulah Joseph," tambah Bamsoet.

Menag Minta Jozeph Paul Zhang Ditindak: Ini Mengarah Penistaan

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas angkat bicara terkait Jozeph Paul Zhang, seorang pria yang diduga menista agama dan Nabi Muhammad SAW di media sosial. Menag berharap Jozeph segera ditindak.

"Saya berharap ada penegakan hukum segera atas intoleransi, yang sudah mengarah ke penistaan ini," kata Gus Yaqut sapaan akrab Menag Yaqut kepada wartawan, Minggu 

Menyesalkan sikap intoleran dari Jozeph Paul Zhang. Dia menilai sikap intoleran memang tidak melihat agama.


"Sikap intoleran memang tidak melihat agamanya apa. Tidak menjadi monopoli satu agama saja," ucapnya.

Jozeph Paul Zhang Kini Serang dan Tantang Debat Gus Yaqut

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, menduga yang dilakukan Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono, dengan mengaku nabi ke-26 mengarah ke penistaan agama. Paul Zhang merespons pernyataan Menag tersebut.

"Pak Menteri Gus Yaqut, harusnya Pak Menteri ngomongnya nggak begitu, 'Oke Paul, saya kerjakan GKI Yasmin dan gereja-gereja lain yang ditutup saya buka, tapi lu berhenti ya, jangan bicara gitu'. Oh ya pasti saya akan berhenti, artinya memang ada tindakan nyata," ujar Paul dalam video YouTube seperti dilihat detikcom, Selasa (20/4/2021).

Paul juga sempat mengklaim dirinya lebih pancasilais dibanding Gus Yaqut. Hal itu dikatakannya saat dia mengaku sempat dituduh anti-Pancasila.


"Ternyata saya bisa dihubungin kan, saya nggak DPO kan, saya tidak sulit kok dihubungin. Ada masalah apa? Artinya Anda sedang didik rakyat Indonesia untuk percaya kepada hoax. Itulah buah dari agama, hoax. Agama memang dilahirkan dari hoax," katanya.Awalnya Paul bicara soal hoax bahwa dirinya buron. Lalu dia mengatakan hoax sebagai buah dari agama.

"Beda dengan bertuhan. Coba sila pertama Pancasila bunyinya apa, bukan agama loh, bertuhan loh. Kita berapa kali kuliah Pancasila ada orang yang tuduh saya anti-Pancasila. Saya lebih pancasilais dari Anda yang salatnya gila-gilaan. Saya lebih pancasilais daripada Gus Yaqut. Haqul yakin saya lebih pancasilais dari Gus Yaqut," tambahnya.

"Salah saya di mana ketika saya mengkritisi dan menganggap diri saya nabi dan saya meluruskan ajaran nabi sebelum saya. Nggak salah dong, itu kan tafsir saya. Kalau saya salah, Gus Yaqut ayo debat sama saya kalau bilang (Nabi) Muhammad nggak salah," kata Paul.Dalam tayangan ini, Paul juga sempat menantang Gus Yaqut untuk berdebat soal agama.

Selain itu, dia juga mengomentari pernyataan Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Gomar Gultom yang meragukan gelar pendetanya. Paul menegaskan dirinya memiliki sertifikat sebagai pastor.

"Tapi tadi si orang PGI, Gultom lu dibacain ayat Alkitab udah kelepek-kelepek, kalau iman harus dengan perbuatan. Terus Pak Gomar Gultom 'Paul itu bukan PGI', ya memang gue pikirin, memang lu siapa? Saya mau jadi nabi, mau jadi pendeta, suka-suka saya, memang siapa yang melarang, makanya kalau saya kata pendeta, itu ada lagi sesuatu, di sertifikat saya tulisnya pastor," ucapnya.

Menag ke Jozeph Zhang: Tanggung Jawab Aja Nggak Berani, Kok Nantang Debat

Shindy Paul Soerjomoelyono alias Jozeph Paul Zhang menantang Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk debat. Yaqut pun merespons tantangan itu.

"Wong dia mempertanggungjawabkan yang dia omongkan saja nggak berani, kok nantang debat," kata Gus Yaqut--sapaan akrabnya--, Rabu (21/4/2021).

"Nggak ada baiknya untuk negara ini. Cuma merusak," ujarnya.Lebih lanjut, Gus Yaqut mengimbau agar Paul Zhang tidak diberi panggung di media. Dia menyebut Paul Zhang sebagai perusak bangsa..

(detik.com)

Subscribe to receive free email updates: