Beda TATP Vs Cairan Pembersih WC yang Diklaim Tim Hukum Munarman, Diduga Sebagai Salah Satu Bahan Nitrogen yang Mudah Meledak

 


Popnesia.com - Densus 88 menemukan cairan triacetone triperoxide (TATP) saat menggeledah eks markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat. Penggeledahan ini buntut penangkapan eks Sekum FPI, Munarman. Namun, tim kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar mengklaim bahwa cairan TATP itu cairan pembersih wc.

Dilansir dari jurnal Science Direct, Rabu (28/4/2021) triacetone triperoxide (TATP) adalah salah satu bahan peledak yang paling umum digunakan oleh kelompok teroris dan kriminal. Bahan kimia ini mudah disintesis dengan reagen yang dijual bebas. Selain itu, sulit untuk dideteksi karena tidak mengandung nitrogen.

TATP juga kerap dijuluki sebagai Mother of Satan. Bahan-bahan ini juga kerap ditemukan dalam saat penggeledahan terduga teroris. Salah satunya saat penggeledahan jaringan JAD di Bekasi pada Mei 2019. TATP ini juga termasuk bahan yang dipakai dalam rangkaian bom gereja Surabaya pada tahun 2018.

Lantas, apakah pembersih WC mengandung TATP? Berdasarkan penelusuran detikcom pada sejumlah merek cairan pembersih WC atau porselen, tidak ada kandungan TATP dalam komposisinya. Sejumlah pembersih WC hanya mengandung bahan asam aktif asam klorida atau hydrochloric acid (HCL) yang berguna untuk melarutkan kerak kotoran.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menggeledah eks kantor sekretariat Front Pembela Islam di Petamburan, Jakarta Pusat. Densus 88 menemukan sejumlah bahan peledak, yakni triacetone triperoxide (TATP).

"Terakhir ada beberapa botol plastik yang berisi cairan TATP. Cairan TATP ini merupakan aseton yang digunakan untuk bahan peledak," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Polda Metro Jaya, Selasa (27/4/2021).

Namun, tim kuasa hukum, Aziz Yanuar mengklaim cairan itu merupakan bahan pembersih WC. Dia mendapatkan informasi bahwa cairan itu digunakan untuk membersihkan WC masjid.

"Itu bahan pembersih WC infonya, untuk program bersih bersih wc masjid," kata eks pengacara FPI itu saat dimintai konfirmasi, Selasa (27/4/2021).

Untuk diketahui, penangkapan Munarman juga terkait dengan baiat teroris di sejumlah daerah. Karena itu, polisi menelusuri keterkaitannya dengan ISIS.

(detik.com)

Subscribe to receive free email updates: