Musisi Indonesia Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi, Berikut Keluh Kesahnya

Popnesia.com - Ifan Seventeen belum lama ini mengirimkan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo. Tak hanya Ifan Seventeen saja, Dikta rupanya menjadi salah satu artis yang turut menyampaikan surat terbuka itu.

Dikta ikut menyampaikan suara yang sempat disampaikan oleh rekan-rekan musisi, seniman dan pelaku industri kreatif kepada Presiden Jokowi. Surat terbuka tersebut adalah izin untuk kembali memulai industri kreatif yang sempat terhenti karena pandemi corona.

Menurut Dikta, surat terbuka tersebut merupakan sebuah pemikiran dan unek-unek dari para pelaku industri kreatif agar bisa didengar oleh Presiden Jokowi. Apalagi, pekerjaan musisi itu berhubungan dengan banyak orang.

"Ya itu sebenarnya suara kita sebagai seniman ya, terutama musisi. Karena kan pekerjaan kita itu dan pekerjaan kita berhubungan sama orang banyak, jadi menurut saya itu kaya unek-unek aja biar didengar sama pak Presiden," ungkap Dikta saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, (4/3).

Dikta kemudian mengatakan bagaimana cara menemukan solusi untuk tetap bekerja, namun dengan menjaga protokol kesehatan. "Karena lahan kerjaan kita emang di situ, jadi unek-unek gimana caranya supaya kita tetep kerja tapi jaga protokol, bisa tetep jaga kesehatan juga," kata Dikta.

Selain itu, Dikta menganggap bahwa surat terbuka itu juga memiliki pesan yang positif agar perekonomian dalam bidang industri kreatif bisa kembali berputar. Ia juga mengaku ingin kembali bekerja dan menghibur banyak orang.

"Gini, itu surat isinya positif ya menurut saya, itu kan keluh kesah kita sebagai musisi. Memang keluh kesah 'pak (Jokowi) saya mau kerja lagi', mau menghibur lagi," tutur Dikta. "Kan kalau kita main musik yang terhibur bukan cuma yang nonton, kita yang main terhibur juga."

Lebih lanjut, Dikta mengaku jika selama pandemi Covid-19, ia tidak mendapat pekerjaan untuk manggung. Hanya beberapa kali mendapat pekerjaan dalam bentuk virtual yang sudah mulai membosankan.

"Kebetulan nggak (ada job panggung) kalau banyak pasti tidak akan ada surat itu dari musisi-musisi. Bukan nggak terlalu banyak, memang nggak ada. Paling beberapa virtual, tapi makin ke sini orang juga bosen virtual ya," pungkas Dikta. "Kita kan main musik itu butuh energi dari yang nonton, penonton juga gitu, lama-lama orang pasti kan 'haaah'."
(Kanal547)

Subscribe to receive free email updates: