Kisah Pilu Anak di Aceh Tinggalkan Sekolah Demi Rawat Ibu yang Sakit Sendirian

Popnesia.com - Seorang gadis kecil bernama Nur Azila (11), terpaksa harus rela meninggalkan sekolahnya demi merawat sang ibu yang tengah menderita sakit.
Azila yang kini duduk di bangku kelas lima SDN 1 Banda Aceh itu, sudah 2 minggu tidak masuk sekolah karena menemani ibunya, Elly Agustriani.
Sang ibu mengalami lumpuh sejak tiga bulan terakhir dan juga menderita penyakit stroke. Saat ini Elly sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa, Banda Aceh.

Kondisi keluarga ini awalnya diketahui oleh Wali Kelas Azila, Susi Lailiana. Ia merasa cemas dan curiga karena muridnya sudah dua minggu tidak masuk sekolah dan tak ada kabar.

Susi menceritakan, beranjak dari rasa cemas itu dirinya kemudian berinisiatif mengunjungi rumah muridnya di Gampong Punge Jurong Kecamatan Meuraxa, pada Selasa (2/3) lalu.

"Nur Azila ini sudah tidak sekolah selama dua minggu. Kebetulan hari Selasa kemarin saya ada jam kosong, jadi saya mencari tahu tentang keadaannya langsung,” kata Susi.

Setiba di rumah muridnya itu, Susi dan guru lainnya terkejut melihat kondisi rumah yang berantakan dan kumuh. Bahkan, Susi mengaku sangat prihatin saat melihat kondisi kesehatan orang tua dari siswinya tersebut.

"Kondisi kesehatan Azila juga terlihat seperti sakit, dia sudah batuk-batuk dan kurus. Mungkin karena lelah menjaga ibunya yang sakit. Ibunya pun sudah lemah, karena saya enggak tahu kondisinya sudah separah itu," tutur Susi.
Di sekolah Azila merupakan anak yang aktif. Namun, dirinya dikenal sebagai anak yang pendiam.

"Keseharian Azila dia memang pendiam, tidak mengganggu orang lain,” tuturnya.
Selang sehari kemudian, informasi menyangkut kondisi Azila dan ibunya ini menyita perhatian warga dan mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Rabu (3/3), petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh, langsung melakukan penanganan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Banda Aceh, TM. Syukri, mengatakan penanganan yang dilakukan pihaknya kunjungan langsung turun ke lokasi dan kemudian merujuk ibunya Azila ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa.

“Setelah mendapat laporan mengenai kasus wanita lumpuh, yang dijaga oleh seorang anaknya yang dilaporkan kepada TKSK Meuraxa, laporan tersebut kami respons langsung dengan melakukan home visit ke lokasi,” kata Syukri.
Berdasarkan informasi diterima Syukri, Elly Agustriani sudah menderita lumpuh sejak tiga bulan terakhir, dan selama itu dirawat seorang diri oleh putrinya Azila. Ia terpaksa memutuskan tidak bersekolah karena harus menjaga ibunya, dikarenakan ayahnya sudah meninggal.

Namun demikian, kata Syukri, saat ini Azila juga telah dirujuk ke Loka Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (LRSAMPK) Darussa'adah Banda Aceh.
“Dia dirujuk ke sana untuk mendapatkan pengasuhan alternatif sementara,” pungkas Syukri.

Sementara itu, Kepala Desa Punge Jurong, Bakhtiar Amin, menyebutkan orang tua Azila sudah mengalami sakit-sakitan sekitar sejak satu tahun terakhir. Tak hanya itu, kata dia, warga dan perangkat desa setempat pernah menolongnya membawa ke rumah sakit.
Bahkan, sekitar dua minggu lalu warga juga menawarkan untuk membantunya membawa ke rumah sakit kembali dan melaporkan ke pihak Dinsos.

“Tetapi ibu ini menolak, alhamdulillah kemarin sudah dibawa oleh Dinsos,” ujarnya.
Dikatakan Bakhtiar, Azila bersama ibunya itu sudah tinggal di Punge Jurong sejak 2012 lalu. Mereka tinggal berpindah-pindah dari satu kontrakan ke kontrakan lain. (Kumparan)

Subscribe to receive free email updates: