Fakta Baru Remaja 17 Tahun Tewas di Hotel Kediri

Popnesia.com - Fakta baru kasusu wanita muda yang ditemukan tewas di Hotel Lotus Kota Kediri terungkap.
Ternyata tidak ditemukan bekas berhubungan badan di bagian sensitif korban.
Dari hasil autposi ditemukan bahwa banyak luka akibat senjata tajam.
Penyidik Polres Kediri Kota menemukan sosok pembunuh gadis Bandung di Hotel Lotus Kota Kediri yang terekam CCTV hotel.

Dari hasil penyidikan sementara, sosok pembunuh gadis Bandung di kamar kamar 421 Hotel Lotus Garden berinisial M (17) itu profesional dan berdarah dingin.
Hal itu teridentifikasi dari hasil otopsi mayat M yang ditemukan luka-luka akibat senjata tajam di sekujur tubuhnya.
Ada juga misteri kondom bekas di kamar tersebut. Namun, hasil visum dokter forensik terhadap M, tidak ditemukan bekas berhubungan badan di bagian alat vitalnya.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawati Thaib menjelaskan, dari hasil otopsi ditemukan banyak luka akibat senjata tajam.
Luka yang mengakibatkan kematian adalah akibat tusukan di bagian pinggang.

Hal itu mengakibatkan organ dalam pecah dan korban kehabisan darah.

"Dari hasil visum dokter ada 7 luka tusukan dan 2 luka sayatan. Itu penyebab kematiannya" ungkap AKP Verawati Thaib kepada sejumlah awak media di Mapolres Kediri Kota, Rabu (3/3/2021).
Sementara luka akibat tusukan ada 2 di bagian leher, 2 punggung dan 3 di bagian pinggang kanan yang mengenai organ dalam.
Sejauh ini petugas masih melakukan pencarian barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
Karena dari hasil olah TKP di dalam kamar hotel petugas tidak menemukan senjata tajam.

Korban sendiri diduga dihabisi pelaku sekitar pukul 16.00 WIB. Korban M cek in di kamar hotel pukul 13.00 WIB dan dilaporkan menjadi korban pembunuhan pukul 16.45 WIB.
Sejauh ini dari hasil pemeriksaan petugas tidak ada barang milik korban yang hilang.
Sementara DK (22) teman pria korban meninggalkan kamar 421 untuk pergi ke toko di sekitar hotel sekitar pukul 16.00 WIB. Saat temannya keluar itulah korban dihabisi pelaku.

Setelah menghabisi korban, pelaku juga sempat mengunci kamar hotel, sehingga sewaktu DK kembali tidak bisa langsung masuk ke kamar.
"Diduga akses kuncinya dibawa terduga," jelasnya.
Setelah membuka dengan kunci cadangan yang ada di resepsionis barulah pintu kamar 421 berhasil dibuka.

Namun saat pintu terbuka korban ditemukan dalam kondisi tergeletak berlumuran darah di lantai kamar hotel di antara dua ranjang tempat tidur. Korban berpakaian lengkap mengenakan celana panjang dan kaos.

Misteri alat kontrasepsi bekas
Penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota telah meneliti temuan barang bukti alat kontrasepsi jenis kondom di kamar 421 Hotel Lotus Garden, Kota Kediri.
Temuan kondom bekas pakai sejauh ini masih menyisakan sejumlah misteri bagi petugas penyidik.

Karena hasil visum dokter forensik terhadap M yang berusia 17 tahun tidak ditemukan bekas persetubuhan di bagian alat vitalnya.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawati Thaib saat dikonfirmasi menjelaskan, di TKP kamar hotel tempat berlangsungnya pembunuhan petugas menemukan dua buah kondom.
"Ada satu kondom baru dan ada satu bekas pakai," ungkap AKP Verawati Thaib kepada sejumlah awak media, Rabu (3/3/2021).

Namun meski ditemukan kondom bekas pakai, dari hasil visum dokter forensik RS Bhayangkara Kediri yang melakukan otopsi jenazah tidak ditemukan bekas persetubuhan.
"Dari hasil visum tidak ada. Dari dokter tidak ada ke arah hubungan seksual, meski ada kondom bekas pakai," jelasnya.
Sebelum ditemukan tewas dengan kondisi tubuh berlumuran darah di lantai kamar hotel, korban bersama DK rekan partner dekatnya.

Malahan DK yang bertindak sebagai pemesan kamar 421 tempat korban menginap.
Data di bagian resepsionis hotel, korban cek in pukul 13.00 WIB dan ditemukan meninggal pukul 16.45 WIB.
Sementara beberapa barang bukti putung rokok yang ditemukan di dalam kamar hotel telah dipastikan bekas dihisap oleh korban.
"Putung rokok dari hasil identifikasi, dari DNA korban. Belum ditemukan DNA pelaku," jelasnya.

Usia masih 17 tahun

Ada perkembangan baru hasil penyidikan kasus pembunuhan M alias Mira gadis asal Kota Bandung yang ditemukan tewas di kamar 421 Hotel Lotus Garden, Kota Kediri.
Dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Kediri Kota Kediri mendapatkan fakta Mira ternyata baru berusia 17 tahun atau masih di bawah umur.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawati Thaib saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas sempat mengalami kesulitan dalam proses identifikasi mayat karena belum memiliki identitas kependudukan.

"Umurnya korban baru 17 tahun atau masih anak di bawah umur," ungkap AKP Verawati Thaib di kantornya, Rabu (3/3/2021).

Karena belum memiliki identitas kependudukan, petugas sempat mengalami kesulitan ketika melacak identitasnya.
Dilihat usianya yang masih 17 tahun, korban masih berstatus pelajar.
Petugas sendiri baru mengetahui identitas dan alamat lengkapnya satu hari setelah kasus pembunuhan.

"Kami kesulitan menghubungi pihak keluarga karena untuk melakukan otopsi harus memberitahu keluarga korban," jelasnya.

Dari penjelasan dokter forensik RS Bhayangkara yang melakukan otopsi untuk mengetahui kondisi lukanya dibutuhkan visum dalam tidak hanya visum luar.
Sementara pelaksanaan visum harus mendapatkan persetujuan dari pihak keluarganya.

"Dari luar lukanya terlihat kecil tidak terlihat. Makanya kita harus menghubungi keluarga korban dahulu, setelah diberi tahu keluarga korban menerima, dan setuju untuk dilakukan otopsi," jelasnya.

Kasat Reskrim juga membenarkan jika korban memiliki penanda tatto di bagian tubuhnya.
Dari foto yang beredar di sejumlah media sosial, Mira diketahui memiliki tatto di bagian dada sebelah kiri bertuliskan namanya.

"Iya ada tatto. Tapi bukan nama sebenarnya, karena korban masih anak-anak kami tidak bisa menjelaskan namanya. Inisialnya saja M," jelasnya.

Sementara terkait dengan perkembangan hasil penyelidikan masih belum menemukan pelaku pembunuhan.

"Untuk perkara sudah dalam sidik. Namun untuk pelakunya masih kita cari terus dalam pengejaran," jelasnya.
(Tribunnews)

Subscribe to receive free email updates: