Remaja Terlibat Prostitusi Online Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Popnesia.com - Tren kasus prostitusi online kalangan remaja di Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkat selama pandemi Covid-19. Penggunaan media sosial yang semakin aktif di tengah kesulitan ekonomi diperkirakan memengaruhi kondisi itu.

"Peningkatan kasus prostitusi online di masa pandemi ini sesungguhnya fenomena nasional. Sejumlah daerah mengalaminya, tak terkecuali di wilayah Sulawesi Selatan," kata Kepala UPT Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Sulsel, Meisy Papayungan, Rabu (17/2).

Pelaporan kasus prostitusi online yang melibatkan remaja memang masih sedikit. Namun faktanya fenomena ini banyak sekali terjadi di tengah masyarakat dan terpantau dari pemberitaan, termasuk di media sosial.

Terdapat sejumlah faktor yang ditengarai menjadi penyebab minimnya pelaporan, seperti keluarga yang tidak kooperatif hingga ketiadaan saksi. "Fakta kejadian banyak sekali. Selama tahun 2021 ini saja yang kami akses ada sekitar 20 hingga 30 kasus prostitusi online yang melibatkan remaja, tapi proses hukumnya mandek karena terkendala faktor-faktor itu tadi," jelasnya.

Remaja yang menjadi korban rata-rata berasal dari masyarakat ekonomi bawah. Mereka dibelit kesulitan ekonomi sejak Covid-19 mewabah. 

"Sehingga peluang transaksi seksual jadi pilihan meski itu melanggar hak anak. Transaksinya secara online karena saat ini remaja aktif menggunakan gadget dan bermedia sosial. Ketika ada tawaran, peluang, dan diiming-imingi, banyak yang terjebak," ujarnya.

Menurut Meisy, remaja itu tidak sepenuhnya salah, karena mereka masih dalam proses tumbuh dan belum cakap untuk mengambil keputusan sendiri. "Karena itu orang dewasa di sekitarnya perlu jadi pelindung agar mereka tidak terjerumus," tutupnya. (merdeka.com)

Subscribe to receive free email updates: