Aceh Termiskin di Sumatera hingga Kantor Gubernur Banjir Ucapan Selamat

Popnesia.com - Data Badan Pusat Statisik merilis data kemiskinan di seluruh Indonesia yang menempatkan Aceh sebagai provinsi termiskin di Pulau Sumatera dengan persentase 15,43 persen.

Data tersebut berdasarkan hasil sensus yang dilakukan selama 2020.

Sementara itu, provinsi termiskin kedua di Sumatera ditempati Bengkulu 15,30 persen, ketiga Sumatera Selatan 12,98 persen, dan keempat Lampung 12,76 persen.

Pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Dr Amri, SE, MSi menyebutkan, meningkatnya angka kemiskinan Aceh tahun 2020 terjadi karena adanya kesalahan manajemen anggaran oleh Pemerintah Aceh yang terjadi sejak lama.

Menurut Amri, hal ini tidak mengherankan, karena bukan kali pertama Aceh didapuk menjadi daerah termiskin di Sumatera, meskipun anggaran pembangunannya cukup besar.

“Data BPS itu adalah hal yang valid, sudah jelas alat ukurnya, yang perlu diperbaiki adalah kebijakan, perencanaan, dan manajemen anggaran di Aceh. Harusnya anggaran tepat sasaran, APBA cukup besar ditambah dana otonomi khusus, tapi belum bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelas Amri melalui saluran telepon, Senin (16/2/2021).

Berdasarkan pantauan Kompas.com sejak Rabu (17/2/2021), di depan kantor Gubernur Aceh sepanjang Jalan Teuku Nyak Arief, berjejer papan bunga ucapan selamat kepada Pemerintah Aceh.

Ucapan tersebut sebagai bentuk sindiran kegagalan Pemerintah Aceh dalam menurunkan angka kemiskinan di Aceh sehingga menjadi tertinggi di Sumatera sejak beberapa tahun terakhir ini. Berbagai tulisan ucapan selamat terpampang di papan karangan bunga, seperti "Selamat atas jackpot juara 1 termiskin se Sumatera". Lalu, di bawahnya tertulis dari Scatter mania Aceh.

Papan bunga di sampingnya juga tertulis selamat dan sukses kepada Gubernur Aceh yang telah berhasil merebut kembali juara termiskin di Sumatera. Di bawahnya tertulis dari "Awak Becak".

Masih banyak lagi papan bunga ucapan yang dipasang dan tertulis berasal dari rakyat jelata.
(Kompas)

Subscribe to receive free email updates: