Beredar Foto MRS Kritis Di Rumah Sakit, Ini Faktanya


Popnesia.com - Sebuah akun media sosial (Medsos) Facebook bernama Ajun Satria mengunggah sebuah gambar tangkapan layar seorang pria yang sedang terbaring lesu di sebuah rumah sakit. Dalam gambar tersebut, di tubuh pria berkaus coklat itu dilengkapi dengan alat bantu pernapasan


Ajun mengunggah gambar tersebut ke dalam sebuah grup bernama PKS (Partai Konyol Sejahtera), Senin (25/1/2021). Ajun menarasikan bahwa pria itu adalah pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Pria tersebut, tulis Ajun, sedang dibimbing membaca ayat suci Al-Quran. Pada unggahan tersebut turut disampaikan bahwa kondisi Rizieq Shihab semakin kritis dan tidak dapat bergerak.

"INNALILLAHI…!!”INNALILLAHI…!!

MAKIN KRITIS, TAK BERGERAK MAKIN KRITIS, TAK BERGERAK

RIZIEQ SAMBIL DI BIMBING BACAAN AYAT SUCI AL-QURAN…11?” RIZIEQ SAMBIL DI BIMBING BACAAN AYAT SUCI AL-QURAN…11?” tulis Ajun.

Dilihat dari laman resmi turnbackhoax.id, Rabu (27/1/2021) ternyata informasi tersebut adalah tidak benar. Setelah ditelusuri, gambar tersebut merupakan kondisi saat RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Banyumas menggelar simulai penanganan pasien yang terinfeksi Covid-19.

Turnbackhoax.id menyatakan bahwa foto tersebut diabadikan oleh reporter salah satu media online bernama Fadlan Mukhtar Zain, satu tahun lalu. Tepatnya, Senin 3 Maret 2020.

"Jika dibandingkan dengan gambar pada postingan Arjun Satria tampak baju seseorang yang sedang terbaring, dua tenaga medis dan posisi pengambilan foto yang sama dengan gambar postingan Arjun Satria. Namun pada gambar postingan Arjun Satria sudah dilakukan pengeditan gambar," tulis turnbackhoax.id

Pihak kepolisian pun telah memastikan kondisi Rizieq Shihab baik-baik saja. Hasil lab atas nama MRS sudah diserahkan kepada penyidik pada Jumat, 22 Januari lalu. Menurut dr. Hambek, Satkes Pusdokkes, kondisi kesehatan MRS secara umum dikategorikan baik-baik saja.


"Dengan demikian, gambar dalam postingan Arjun Satria salah. Gambar yang diposting merupakan editan sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan," tulisnya lagi. (Inews)

Subscribe to receive free email updates: