Pengacara Kesal Tak Bisa Bertemu MRS di Tahanan: Polisi Tidak Profesional

Popnesia.com - Kuasa hukum Habib Rizieq, Alamsyah, mengeluhkan pelayanan kepolisian terhadap kliennya. Ia mengaku sulit untuk menemui Imam Besar Front Pembela Islam itu di tahanan.

Kesulitan itu didapat karena Alamsyah harus meminta izin ke penyidik di Mabes Polri untuk bertemu Rizieq. Padahal Rizieq ditahan di Polda Metro Jaya.

"Kata yang jaga tahanan tidak bisa, harus didampingi oleh penyidik dari Bareskrim Mabes Polri, kenapa jadi begitu? Karena berkasnya sudah dilimpahkan," kata Alamsyah kepada wartawan, Selasa (22/12).

Padahal, menurutnya, saat itu dia datang bukan untuk menjenguk, tapi dalam rangka pembelaan. Alamsyah ingin membahas terkait upaya praperadilan Rizieq yang akan disidangkan di PN Jakarta Selatan pada 4 Januari 2021.

"Di KUHAP, Kitab UU Hukum Acara Pidana pengacara itu bisa menemui kliennya untuk kepentingan pembelaan setiap saat," kata Alamsyah.

Ia pun menilai polisi tidak profesional karena mempersulit dirinya. Seharusnya ada pihak yang bisa menjembatani antara Polda Metro dengan Mabes Polri sehingga jika ada yang ingin menemui Rizieq tidak perlu pergi ke Mabes Polri terlebih dahulu.

"Namun persyaratannya seperti itu, jadi saya bilang apakah saya harus menjemput dulu penyidik ke Mabes Polri, ya, lumayan juga bolak-balik. Nah di sinilah ketidakprofesionalan dari kepolisian, Mabes Polri," kata Alamsyah.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan jika kasus Rizieq telah dilimpahkan ke Mabes Polri. Meski begitu penahanan tetap dilakukan di Polda Metro Jaya. Menurut Yusri itu hal yang biasa.

"Kalau penahanannya di sini sementara kan juga sama kantor polisi," kata Yusri.
Namun, terkait kesulitan yang dikeluhkan pengacara Rizieq, Yusri enggan berkomentar. Menurutnya itu adalah kewenangan Mabes Polri.

"Silakan tanyakan ke Divhumas Polri kan sudah dilimpahkan ke Mabes," kata Yusri.
(Kumparan)

Subscribe to receive free email updates: