Gatot Nurmantyo Minta Publik Hentikan Ejekan Istilah Kadrun dan Kampret, Begini Alasannya

Popnesia.com - Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawiran Gatot Nurmantyo meminta publik untuk menghentikan saling ejek dengan sebutan yang merendahkan, yakni sebutan kadal gurun atau Kadrun dan Kampret. Menurut dia, hal itu jelas dirasa kurang santun bagi bangsa Indonesia yang menjunjung nilai kesantunan.

"Saya juga mengimbau secara tidak sadar ataupun sadar, sengaja ataupun tidak sengaja kita anak bangsa ini sudah merendahkan bahkan melecehkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan mempunyai sebutan masing-masing. Dengan sebutan Kadrun, ada juga Kampret itu kan nama-nama binatang," ucap Gatot dalam sebuah video yang diunggah di akun jejaring sosial media pribadinya, Kamis (17/12).

Ia juga mengajak publik untuk berpolitik secara santun dengan membuang ejekan yang saling merendahkan tersebut.

"Mari kita bernegara dengan santun, hilangkan kata-kata seperti itu, kembalilah kepada bangsa Indonesia yang berbudaya tinggi memanggil kata-kata Mas, Kakak, Abang, Ucok dan lain sebagainya," tutupnya.

Kadrun dan Kampret

Ejekan Kadrun-Kampret sempat tenar saat Pemilu 2019 lalu. Ejekan Kadrun dilontarkan oleh simpatisan pasangan Calon Presiden Joko Widodo dengan Maruf Amin kepada pendukung pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto dengan Sandiaga Uno. Sementara sebutan Kampret sebaliknya.

Kendati rekonsiliasi antara keduanya telah terjadi, sebutan Kadrun masih kerap dipakai. Namun lebih ditujukan ke kalangan yang kontra pemerintah. Sementara ejekan Kampret merujuk ke para pendukung Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
(Merdeka.com)

Subscribe to receive free email updates: