Tak Kunjung Ketemu, Paranormal Sebut Anak Hilang di Salapian Langkat Dibawa Mahkluk Gaib. Keluarga Lakukan Hal ini

Popnesia.com - Susilawati, ibu seorang bocah yang hilang di Salapian Kabupaten Langkat berharap anaknya segera kembali setelah Minggu (18/10) tak ada kabar bersama dua temannya. 

Ibu Tri Yoga Herlambang ini menyebutkan sudah seminggu warga bersama petugas kepolisian, TNI, dan Basarnas mencari keberadaan tiga bocah ini. 

Susilawati mengatakan segala cara telah dilakukannya untuk mencari tahu keberadaan anak mereka yang hilang. Bahkan termasuk cara spiritual dengan menggunakan jasa paranormal.

Menurut paranormal anaknya beserta dua temannya dibawa pergi oleh makhluk gaib. Dirinya hanya berharap anaknya bisa kembali kepangkuannya.

"Saya berharap anak-anak segera kembali,"ujarnya Minggu (25/10).

Hilangnya tiga anak itu yang masih berusia tujuh tahun itu terjadi Minggu (18/10) hingga sekarang terus dilakukan pencarian di segala tempat yang ada di kawasan Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian.

Ketiga anak itu terdiri dari Tri Yoga Herlambang (7), Nizam Auvar Reja (7), Alfisa Zahra (7) ketiganya warga Dusun Pulka, Desa Namanjahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.

Ayah dari anak yang hilang, Alamsyah mengatakan, Minggu (25/10/2020) merupakan hari ketujuh hilangnya tiga orang anak. 

"Selain mencari langsung ke pelosok desa dan perkebunan kelapa sawit, kami juga meminta pertolongan dari paranormal," kata Alamsyah.

Alamsyah menambahkan, untuk dapat menemukan anaknya, pihaknya menggelar ritual kuda lumping di lokasi ketiga anak itu terlihat.

Usai melakukan ritual kuda lumping, kata Alamsyah, keluarga mendatangi Waduk Pulka yang berjarak dua kilometer dari lokasi hilangnya ketiga anak itu.

Keluarga dan paranormal menggelar ritual melepas ikan emas untuk mencari tiga anak hilang (Erwin Syah Putra/iNews)
Di waduk ini keluarga bersama paranormal berdoa kemudian melepaskan tiga ekor ikan mas, berharap dapat petunjuk menemukan ketiga anak tersebut.

"Saya tidak akan berhenti mencari hingga ketiganya ditemukan," kata dia.
Warga dan petugas sempat menyusuri waduk ini untuk mencari kemungkinan jika ketiganya tenggelam.

Sementara itu, Polres Langkat menambah 20 orang personel untuk mencari ketiga korban. Mereka juga menyiagakan dua ekor anjing pelacak untuk membantu pencarian.
Sebelumnya, tiga orang anak berusia 7 tahun dilaporkan hilang hari Minggu (18/10/2020). 

Ratusan warga bersama personel TNI/Polri telah melakukan pencarian ke penjuru desa hingga ke desa sekitar, namun keberadaan ketiga bocah ini belum ditemukan.

Subscribe to receive free email updates: