Buruh Jakarta Kembali Demo di Simpang Cempaka Putih, Begini Antipasi Polda Metro.

Jakarta - Gerakan Buruh Jakarta (GBJ) menggelar unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja yang terpusat di Simpang Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk mengamankan demo tersebut.

"Kita tetap antisipasi dengan kita amankan. Ini kan nggak banyak, tiap hari Jakarta juga ada demo. Kita tetap amankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dihubungi wartawan, Kamis (15/10/2020).

Yusri belum memerinci jumlah personel yang diturunkan untuk mengamankan demo hari ini. Namun dia memastikan aparat kepolisian siap mengamankan Ibu Kota dari aksi unjuk rasa buruh.

"Intinya kita siap (mengamankan)," imbuhnya.

Seperti diketahui, Gerakan Buruh Jakarta (GBJ), yang terdiri atas aliansi serikat pekerja/buruh yang berkedudukan di Jakarta, akan menggelar aksi demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Koordinator lapangan GBJ, Supardi, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Polda Metro Jaya.

"Iya betul (demo). Pemberitahuan saja, sudah ke Polda. Sudah ada respons sih, tapi kan kondisinya situasional," kata Supardi saat dihubungi, Rabu (14/10).
Aksi akan dimulai pada Kamis (15/10) hingga Kamis (22/10). Supardi mengatakan aksi akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB setiap hari. Massa akan melakukan orasi atau mimbar bebas.

Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk antisipasi aksi unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2020).

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, rekayasa lalin disiapkan karena aksi unjuk rasa yang semula akan digelar di Istana Negara berpindah ke kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Mereka (Pedemo) rencananya tidak jadi ke Istana tapi orasi di Cempaka Putih," ujar Sambodo saat dikonfirmasi, Kamis.
Sambodo mengimbau, bagi pengendara untuk dapat mengindari sekitaran lokasi aksi.

"Siang nanti hindari kawasan Simpang Cempaka Putih (Cempaka Mas)," katanya.

Berikut titik rekayasa lalin yang disiapkan:
1. Arus lalin dari arah Cawang, Jalan Ahmad Yani yang akan menuju Pulogadung, Jalan Perintis Kemerdekaan dinaikkan ke flyover ke arah Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso.

2. Arus lalin dari arah Senen, Jalan Letjen Suprapto yang akan menuju Pulogadung, Jalan Perintis Kemerdekaan dibelokkan ke kiri arah Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso.
3. Arus Lalin dari arah Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso yang akan menuju Senen Jalan Letjen Suprapto dinaikkan flyover arah Cawang Jalan Ahmad Yani.

4. Arus lalin dari arah Pulogadung Jalan Perintis Kemerdekaan yang akan menuju Senen Jalan Letjen Suprapto dibelokkan ke kanan arah Cawang Jalan Ahmad Yani.

Adapun rekayasa lalin bersifat situasional melihat kedatangan dan jumlah massa unjuk rasa yang datang.
(detik.com)

Subscribe to receive free email updates: