Bawa Katapel, Pemuda Berbaju 'FPI' Diamankan Polisi di Monas

 

Jakarta - Seorang pemuda diamankan polisi saat hendak demo ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Dari tas pemuda itu ditemukan sebuah katapel.
Pantauan detikcom, Selasa (13/10/2020) pukul 09.25 WIB, tampak seorang pemuda mengenakan atribut Front Pembela Islam (FPI) diamankan polisi di Pos Keamanan Monas. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kemudian menginterogasi pemuda itu.

"Kamu bawa apa ke sini? Untuk apa bawa ini (katapel)?" kata Nana kepada pemuda yang diamankan.

Polisi mengamankan sebuah katapel dari tas pemuda itu. Nana lantas menanyakan maksud dan tujuan pemuda itu membawa katapel tersebut.
"Siapa yang suruh ke sini?" tanya Nana.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman turut mencecar pemuda itu dengan beberapa pertanyaan. Pemuda itu mengaku datang berdua dengan temannya.

"Berdua," jawab pemuda itu dengan suara pelan.

Beberapa barang bukti berupa katapel dan identitas korban kemudian diamankan polisi. Pemuda itu lalu dibawa ke mobil tahanan menuju Polda Metro Jaya.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan pemuda asal Banten itu diamankan dalam razia polisi di sekitar kawasan Istana.

"Tadi kita mengamankan seseorang dari daerah Banten setelah kita razia ternyata tasnya isinya ada katapel. Ya karena niatnya ya itu, menggunakan pakaian untuk demo, tapi tujuannya lain arahnya ke kerusuhan. Nah ini yang kita lakukan preventif pencegahan, kita masih razia terus," kata Yusri.

Pemuda itu saat ini dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Yusri masih mendata berapa orang yang diamankan karena diduga hendak merusuh.
"Ini masih kita dalami, sekarang kita bawa ke Polda Metro Jaya untuk didalami karena kita temukan padanya itu alat-alat kerusuhan seperti katapel dan dijadikan barang bukti. Kalau kita lihat masih di bawah umur ya nanti kita identifikasi dulu yang bersangkutan, pengakuannya dateng dari Banten datang sama temen-temannya ke sini tujuannya untuk demo," ujar Yusri.

Redaksi detikcom telah menghubungi juru bicara FPI untuk meminta konfirmasi terkait penangkapan pemuda tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari pihak FPI.

Untuk diketahui, siang ini massa Aliansi Nasional Anti Korupsi (ANAK) NKRI dan juga PA 212 menggelar unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Aksi massa dipusatkan di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.
(Tribunnews)


Subscribe to receive free email updates: