Ancam Bunuh Dokter dan Polisi di Kolom Komentar Facebook, Seorang Warganet Ditangkap

Popnesia.com - Polres Probolinggo menangkap seorang warganet ( netizen) berinisial H (30) karena kasus dugaan ujaran kebencian pada Minggu (4/10/2020).

H menuliskan komentar yang diduga bernada ujaran kebencian dalam unggahan video kericuhan pelemparan dan pengusiran ambulans di Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran.


"Polisi sama dokter bunuh aja, seenaknya membuat keputusan,

padahal itu cuma cari uang aja," tulis H di kolom komentar unggahan itu melalui akun Facebook-nya.


Belakangan, komentar dalam unggahan video itu telah dihapus.


Kapolsek Pakuniran Habi Sutoko mengatakan, H ditangkap di rumahnya di Sidopekso, Kecamatan Kraksaan.


"Buser Polres Probolinggo dibantu anggota Polsek Pakuniran dan Polsek Kraksaan menangkap H.


Saat ini kasus tersebut ditangani Polres Probolinggo," ujar Habi, Selasa (6/10/2020).

H langsung dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk penyelidikan lebih lanjut.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso membenarkan mengenai penangkapan itu. 

Saat ini, kata Rizki, H ditahan di Mapolres Probolinggo.


H sudah kami tahan kemarin terkait ujaran kebencian,” kata Rizki melalui pesan singkat.

Penyidik Polres Probolinggo masih mendalami motif pelaku membuat komentar yang bernada ujaran kebencian itu.


Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga melempari ambulans yang mengangkut jenazah pasien reaktif Covid-19 viral di media sosial.


Dalam video itu, terdengar warga berteriak dan histeris.

Karena terus dilempari, ambulans itu yang mengangkut jenazah itu pergi dari lokasi.


(tribun)

Subscribe to receive free email updates: