Ahok Cabut Laporan Penghinaan Terhadap Anak dan Istrinya, Ini Penjelasan Polda Metro


Popnesia.com -  Kasus pencemaran nama baik atas laporan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sepertinya akan berakhir damai.  

Itu setelah kedua tersangka, EJ (47) dan dan AS (67) sudah menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Ahok. 

Momen pertemuah itu bahkan dihadiri langsung istri Ahok, Puput Nastiti Devi. 

Bahkan, Komisaris Utama PT Pertamina itu berencana mencabut laporan yang dilayangkannya. 

Dikonfirmasi, hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. 

Akan tetapi, Yusri memastikan, sampai saat ini Ahok masih belum mencabut laporan dimaksud. 

“Kalau (laporan) dicabut belum ya, mereka baru rencana damai,” kata Yusri saar dihubungi PojokSatu.id, Jumat (25/9/2020). 

Dengan demikian, Yusri menyatakan bahwa kasus tersebut masih diproses. 

Karena itu, mantan Kabid Humas Polda Jabar ini masih belum bisa memastikan apakah kedua tersangka bisa bebas atau tidak. 

Menurutnya, hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik yang menangani perkara tersebut. 

“Kita tunggu aja dulu ya (proses hukum),” ungkapnya. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Firdaus/Pojoksatu)

Sebelumnya, kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy menyebut, EJ (47) dan AS (67) sudah bertemu langsung dengan Ahok. 

Dalam pertemuan itu, keduanya menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Ahok dan istrinya, Puput Nastiti Devi. 

“Mereka menyampaikan permintaan maaf dan menyesali perbuatan dan tidak akan mengulangi perbuatan pencemaran nama baik,” ungkapnya, Jumat (25/9). 

Ahmad Ramzy menyatakan, tim kuasa hukum memang sengaja mempertemukan Ahok dan kedua tersangka agar tercapai mediasi. 

Permintaan maaf kedua pelaku itu bahkan direspon positif oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. 

“Pak BTP dari awal sudah memaafkan pelaku,” jelas Ramzy. 

Malah, sambungnya, Ahok mempertimbangkan akan mencabut laporan terhadap kedua tersangka. 

Ahok, kata Ramzy, memtuskan tidak akan menempuh jalur hukum kepada EJ dan AS. 

“Laporan belum dicabut, tapi memang sudah ada rencana untuk mencabut laporan,” beber dia. 


pojoksatu.com

Subscribe to receive free email updates: