Pasien Positif Corona yang Meninggal di Pasuruan Seorang Dai Ber-KTP Jakarta

Dua warga di Kota Pasuruan dinyatakan positif virus Corona. Satu di antaranya meninggal dunia.
Popnesia.com - Dua warga di Kota Pasuruan dinyatakan positif virus Corona. Satu di antaranya meninggal dunia.

Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan, satu pasien positif merupakan warga asli Kota Pasuruan. Ia saat ini diisolasi di RSUD Bangil.

Sementara pasien positif yang meninggal seorang dai ber-KTP DKI Jakarta. Pria berusia 64 tahun ini memiliki istri siri di Kota Pasuruan.

"Satu pasien positif merupakan warga asli Kota Pasuruan. Sementara, untuk yang meninggal dunia, warga ini ber-KTP DKI Jakarta. Dia seorang pen-dai, ulama, punya istri di Pasuruan," kata Teno dalam keterangan yang disampaikan di Posko Siaga COVID-19, Kota Pasuruan, Jumat (10/4/2020).

Hadir dalam keterangan pers Dandim Pasuruan Letkol Arh Burhan Fajari Arfian dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander serta sejumlah pejabat terkait.

"Pada tanggal 23 Maret, pasien yang meninggal ini datang ke Pasuruan dan 2 April mengeluh gejala panas, flu, lalu dirawat di RSUD Bangil," terang Teno.

Pasien yang bersangkutan meninggal pada Jumat (10/4) pukul 12.30 WIB. Pihak RSUD Bangil, kata Teno, tidak bisa memakamkan yang bersangkutan karena ber-KTP Jakarta.

"Atas dasar kemanusiaan, yang bersangkutan kami makamkan di lahan khusus di Kota Pasuruan. Beliau sudah dikebumikan secara layak dan sesuai dengan syariah agama di Kota Pasuruan karena punya istri siri di Kota Pasuruan," pungkas Teno.

Selain 2 orang positif COVID-19, saat ini di Kota Pasuruan juga terdapat seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 57 Orang Dalam Pemantauan (ODP).detik.com

Subscribe to receive free email updates: