Kasus Terbaru Wanita Positif Covid-19 Gara-gara Belanja Online, Padahal Dirumah Saja, Akui Teledor,

Merinding, Ratusan Anak Muda di AS Meninggal Dunia Akibat Corona ...
Popnesia.com - Kasus Terbaru Wanita Positif Covid-19 Gara-gara Belanja Online, Padahal Dirumah Saja, Akui Teledor

 Kasus baru penularan virus Corona ( covid-19 ) dialami oleh wanita ini.

Adapun wanita ini tertular virus Corona ( covid-19 ) setelah berbelanja online dan menerima barangnya.


Padahal, wanita ini tiga minggu hanya di rumah saja guna pencegahan virus Corona.

Lalu, apa yang terjadi hingga ia terinfeksi virus Covid-19 tersebut?

Dikutip dari TribunSolo ( grup tribunewsnetwork ) ), wanita itu bernama Rachel Brummert.

Melansir New York Post, Selasa (14/4/2020) via TribunSolo, Rachel Brummert adalah seorang wanita yang tinggal di Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat.

Ia tetap tertular virus Corona, meski sudah disiplin menjalani karantina mandiri di rumah saja.

Total, sudah 3 minggu Rachel Brummert mengurung diri di rumah.

Pola hidup mengurung diri di rumah, ia lakukan dengan disiplin.

Bahkan, ia sampai rela tidur pisah kamar dengan suaminya.

Itu dilakukan Rachel Brummert, karena ia mengidap penyakit autoimun.

Ia mudah tertular penyakit.

Saat terakhir Rachel Brummert meninggalkan rumah, adalah pertengahan Maret, atau sekitar tiga minggu sebelum ia divonis positif Covid-19.

Saat itu Rachel Brummert pergi ke apotek untuk membeli obat penyakit autoimun yang diidapnya.

Lalu, bagaimana bisa Rachel Brummert tertular Covid-19?

Virus Corona itu datang justru lewat cara belanja online yang diterapkan Rachel Brummert.

Semenjak melakukan karantina mandiri di rumah, Rachel Brummert memang berbelanja kebutuhan sehari-hari lewat belanja online.

Celaka, orang yang mengantar belanjaan ke depan pintu rumah Rachel Brummert, belakangan diketahui positif Covid-19.

Nah, Rachel Brummert megakui ada satu keteledoran yang ia lakukan saat mengambil belajaan itu.

Ia mengambil tanpa memakai sarung tangan.

"Selama ini aku berpikir, semua yang kulakukan sudah benar dan aman,"

"Aku tak pernah mengalami sakit yang seperti ini,"

"Aku pernah merasakan kena flu parah. Tapi ini lebih dari flu, ini sungguh sebuah monster," kata Rachel Brummert.

Berikut Cara Aman Terima Paket, Bagaimana Membersihkannya dan Potensi Penularan Virus Corona

Sempat diberitakan Kompas.com (grup tribunnewsnetwork), sebuah studi baru menemukan bahwa virus Corona dapat bertahan di beberapa permukaan, termasuk plastik, stainless steel hingga tiga hari.

Laporan yang diterbitkan oleh para ilmuwan pemerintah AS pada Rabu (11/3/2020) juga menunjukkan, virus Corona dapat bertahan hidup di udara selama beberapa jam.

Lantas apakah virus Corona dapat ditularkan dari paket yang dikirimkan?

Menurut WHO, dilansir dari lamannya, menerima paket dari wilayah manapun yang terpapar virus dinilai aman.

Hal itu karena orang yang terinfeksi dari barang kemungkinannya rendah.

Risiko tertular virus dari paket atau benda yang telah dipindahkan dan terkena berbagai kondisi serta berbagai suhu juga rendah.

Dilansir Business Insider (19/3/2020), tidak mungkin orang dapat terkena virus Corona dari kotak kardus, karena virus itu tidak dapat hidup untuk waktu yang lama di permukaan yang keras.

Penularan Covid-19 secara langsung adalah dari orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Droplets atau tetesan tersebut jika mengenai orang lain, maka orang akan tertular.

Direktur Center for Infectious Disease Disamics di Pennsylvania State University Elizabeth McGraw mengungkapkan, jika penyebaran melalui paket, tentu masyarakat dunia akan melihat penyebaran dari China pada awal wabah.

Meski begitu, dilansir dari CNN, bagi yang memesan sesuatu secara online, maka diminta untuk tidak menerima barang secara langsung.

Mintalah pekerja untuk menurunkan pengiriman tersebut di depan pintu Anda atau area kompleks.

Jika petugas pengiriman membutuhkan Anda untuk datang ke pintu, maka jaga jarak sejauh 2 meter dan lakukan pembayaran secara online jika dimungkinkan.

Setelah Anda mengambil surat atau pesanan dari kotak Anda, cuci tangan menggunakan sabun.

Cara membersihkan paket

Jika Anda masih khawatir terhadap paket yang diterima, Anda bisa membersihkannya dulu saat menerima.

Pembersih berbasis alkohol bisa digunakan untuk mendesinfeksi paket.

Para peneliti mengungkapkan dalam Journal of Hospital Infection, penggunaannya antara 62 hingga 71 persen alkohol etanol.

Selain itu juga bisa dengan hidrogen peroksida 0,5 persen atau 0,1 persen natrium hipoklorit.

Caranya adalah dengan menyemprotkan cairan-cairan tersebut pada paket.

Lalu tunggu 5-6 menit dan kemudian bersihkan.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah jangan menyentuh wajah saat memegang paket.

Selain itu cuci tangan Anda sesudah memegang paket.



Artikel ini telah tayang di bangkapos.com 

Subscribe to receive free email updates: