Ini Respons Jamaah Tabligh Soal Anggotanya Terinfeksi COVID-19 di India


Popnesia.com - Jamaah Tabligh asal Indonesia yang berada di karantina di New Delhi India mengklarifikasi soal pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang menyebut sebanyak 75 anggota Jamaah Tabligh positif terpapar virus corona baru (COVID-19). 

" Saya rasa jumlahnya enggak lebih dari sepuluh orang, dari 75 itu cuma sepuluh orang itu (yang terinfeksi virus COVID-19)," kata Pimpinan Rombongan Jamaah Tabligh Ustad Marzuk Temboro yang berada di karantina di New Delhi India saat berbincang dengan rri.co.id, Sabtu (18/4/2020). 

Ia menduga informasi Kementerian Luar Negeri yang menyebut 75 orang anggota Jamaah Tabligh terinfeksi virus COVID-19 berasal dari pihak Kementerian Kesehatan India. 

Marzuk mengetahui anggota Jamaah Tabligh yang terinfeksi virus COVID-19 karena memang mempunyai riwayat sakit seperti hipertensi dan asam lambung. 

" Saya tahu nama-nama yang kondisi mereka ketika dibawa ke rumah sakit itu dalam keadaan yang kita katakanlah keadaan yang darahnya lagi hipertensi seperti pak Akbar Balu, ini ketika dibawa kerumah sakit memang dia sedang hipertensi dia, memang dia ada riwayat stroke sebelumnya. Kemudian ada pak Muslimin, dia kena asam lambung akut parah," terangnya. 

Menurut Marzuk anggota Jamaah Tabligh yang lain yang tidak memiliki gejala virus COVID-19 bingung dengan pemberian obat yang harus diminum oleh mereka dari pihak kesehatan India. 

" Yang lainnya kebanyakan mereka tidak ada gejala sehingga mereka bingung malah diberikan obat dengan dosis tinggi, paracetamol 500 mg, amoxilin 500 mg, mereka bingung kami minum enggak obat ini ustad. Kami enggak ada sakit enggak ada tapi harus minum obat ini," jelasnya.

Untuk itu, ia menganjurkan agar anggotanya tersebut mengonsumsi vitamin C, setelah ia berkonsultasi dengan kerabatnya yang ada di Jakarta melalui sambungan telepon. 

" Saya juga sudah konsultasi ke kakak kandung saya yang juga dokter, kalau memang tidak ada gejala tidak apa-apa. Sebaiknya perbanyak minum seperti vitamin C. Kalau ada vitamin C diberikan itu yang diminum. Ini yang kita arahkan. Tapi kalau 75 orang itu positif mereka itu dengan gejala saya tidak tahu," terangnya.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menyebut jumlah WNI anggota Jamaah Tabligh yang saat ini berada di India yang terinfeksi virus COVID-19 mencapai 75 orang.

“Positif terpapar COVID-19 adalah 75 orang, 13 diantaranya sembuh,” ujar Retno Marsudi dalam Press Briefing virtual, Jumat (17/4/2020).

Menurut Retno, jumlah WNI positif COVID-19 di India itupun diklaim sebagai kasus tertinggi, dari WNI yang tertular di luar negeri. “Ini adalah angka tertinggi jika kita lihat dari WNI yang terpapar COVID-19 sedunia. Perhari ini kasus WNI positif COVID-19 sebanyak 394, di India sendiri 75 orang, yang berarti persentasenya adalah 19 persen,” imbuh Retno lagi. (RRI)

Subscribe to receive free email updates: