Viral Foto Bupati Kuningan Hadiri Pesta Pernikahan di Tengah Wabah Corona

 
Popnesia.com - Tak lama usai aparat dari Polsek Cilimus menghentikan paksa pesta hajatan pernikahan warga, kini beredar foto Bupati Kuningan, Acep Purnama, saat menghadiri acara pernikahan.

Foto ini mendadak viral di media sosial, hingga mengundang beragam reaksi. Tak sedikit yang menghujat dan menuding aparat berwenang dituding tebang pilih dalam menindak warga yang mengadakan hajatan atau resepsi pernikahan sebagai upaya penegakan maklumat Kapolri Irjen Pol Idham Azis terkait pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Menanggapi kabar tersebut, Bupati Kuningan, Acep Purnama, menuturkan kehadirannya di salah satu hajat pernikahan warga Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan merupakan sebagai saksi nikah. Sehingga usai akad acara langsung segera dibubarkan.

“Saya hadir hanya saat akad saja, dan memang saya niat menjadi saksi. Setelah itu saya pulang, tidak ada pesta, intinya saya hanya menghadiri sebagai saksi, dan saya instruksikan setelah akad selesai, sudah tidak ada pesta,” katanya.

Acep menuturkan foto dirinya hanya menghadiri hingga proses ijab kabul. “Karena fotonya itu saya masih di depan meja akad, bukan di tempat pelaminan. Setelah akad, saya foto lalu langsung pulang,” tandasnya.

Ia juga meminta, agar keluarga pengantin untuk tidak mengadakan pesta nikahan dahulu. Sebab sejalan dengan maklumat Kapolri dan Pemerintah Pusat, untuk tidak mengumpulkan banyak orang di satu tempat sebagai antisipasi penyebaran Virus Corona.

“Paling saya cuma setengah jam, begitu saya ke sana sekitar 10 menit pas datang, saya minta tidak ada prosesi seserahan, sambutan paling tiga menit, tausyiah pernikahan dua menit, dan langsung akad nikah lima menit,” jelasnya.

Sementara orang tua mempelai perempuan, Udin Burhanudin, menyampaikan rasa maaf kepada bupati dan masyarakat Kabupaten Kuningan, apabila muncul spekulasi negatif terkait pernikahan anaknya yang dihadiri langsung Bupati Kuningan. Bahkan sebetulnya, Bupati Acep hanya hadir saat menjadi saksi akad nikah dan tak lama langsung bubar.

“Saya mohon maaf, jika acara akad nikah anak perempuan saya yang pertama kemarin membuat ramai di kalangan masyarakat. Pak bupati hadir itu hanya sebagai saksi, dan tidak lebih dari 30 menit langsung selesai, tidak ada pesta nikah, hanya akad saja,” ungkapnya.

Dia mengakui, jika Bupati Kuningan telah memintanya agar tidak mengadakan resepsi ataupun pesta pernikahan. Sehingga usai proses akad selesai, maka sesaat itu tidak ada lagi acara yang lain.

“Pak bupati sudah memberi arahan bahwa tidak ada pesta atau resepsi, bahwa setelah selesai akad semuanya harus dibubarkan. Tamu yang hadir juga dibatasi hanya keluarga dekat saja, tidak ada upacara adat maupun sambutan-sambutan tidak ada, langsung ketika pengantin datang dilakukan akad nikah,” pungkasnya.kumparan.com

Subscribe to receive free email updates: