Yasonna Copot Dirjen Imigrasi Ronny Sompie, Ini Alasannya....

Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Ronny Sompie memberikan keterangan pers terkait surat pencekalan Rizieq Shihab di Jakarta, Selasa, 12 November 2019. Dalam keterangan pers tersebut Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM mengatakan belum pernah menerbitkan surat pencekalan terhadap Rizieq Shihab karena pemerintah tidak mempunyai hak untuk menangkal WNI kembali ke Indonesia.  ANTARA
Popnesia.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mencopot Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Sompie dari posisinya. 

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan Ronny difungsionalkan agar tak ada konflik kepentinganan. "Per siang ini," kata Yasonna saat ditemui di Kompleks Istana Negara, Jakarta pada Selasa, 28 Januari 2020.

Ronny dilantik oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada medio Agustus 2015. 

Beberapa hari ini, Ditjen Imigrasi sedang menjadi sorotan dalam kasus yang menyeret Calon Anggota Legislatif PDIP, Harun Masiku dalam perkara suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Imigrasi sempat menyebut Harun berada di Singapura saat KPK menggelar rangkaian operasi tangkap tangan yang menyeret Wahyu Setiawan. 

Sementara itu, Tempo menemukan fakta bahwa Harun sudah pulang ke Indonesia ketika KPK menggelar OTT tersebut pada 8 Januari 2020. Istri Harun pun membenarkan bahwa sang suami sudah pulang.

Belakangan, Imigrasi pun mengakui Harun sudah pulang. Mereka beralasan ada kesalahan sistem sehingga terlambat mengetahui kepulangan Harun. tempo.co


Yasonna Copot Dirjen Imigrasi Ronny Sompie, Ini Alasannya

Menkumham Yasonna Laoly mencopot sementara Ronny F Sompie sebagai Direktur Jenderal Imigrasi. Hal itu untuk mempermudah proses penyelidikan terkait kelalaian sistem sehingga tidak mencatat kedatangan Harun Masiku di Indonesia.

"Tim independen sudah kami minta dari Kemenkominfo, BSSN, Cyber Bareskrim Polri dan Ombudsman. Keempat ini mereka untuk melihat. Nah, supaya terjadi hal yang independen dalam penelitian, supaya jangan ada conflict of interest nanti, saya sudah mengfungsionalkan Dirjen Imigrasi, dan Direktur Sisdik, Direktur Sistem Informasi Keimigrasian," kata Yasonna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (28/2).

Yasonna mengharapkan tim independen bisa profesional dan objektif dalam bekerja. Dia menginginkan ada hasil yang maksimal untuk menjawab mengapa terjadi delay system dalam pencatatan kedatangan Harun Masiku.

"Tim nanti bisa melacak mengapa terjadi delay. Mengapa data itu tersimpan di PC bandara terminal II, kalau terminal III kan beres. Makanya, ndak ada masalah di terminal III," kata dia.

Yasonna mengatakan, pelaksana tugas harian Dirjen Imigrasi akan diberikan kepada Inspektur Jenderal Kemenkumham Jhoni Ginting. Menurut dia, mutasi itu berlaku per Selasa (28/1) siang.

Politikus PDIP ini menambahkan, Ronny dan Direktur Sisdik dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab atas kelalaian kasus tersebut.


"Dia turut sangat menentukan kenapa itu sistem tidak berjalan dengan baik. Mereka bertanggung jawab soal itu," tandas Yasonna. (tan/jpnn)

Subscribe to receive free email updates: