Warga Menolak, Pemkot Jakpus Sebut Anies Sudah Setuju PKL Dagang di Trotoar Jl Kramat

Warga tolak PKL jualan dio Trotoar Jalan Kramat (Foto: Yogi Ernes/detikcom)
Popnesia.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mengatakan hanya satu titik PKL di sepanjang Jalan Kramat-Salemba Raya. Adanya penolakan dari warga membuat pemerintah menjamin penataan tidak kumuh.

"Memang kita sepakati dengan warga. Begini, bikin pernyataan, di (Jalan) Salemba itu memang tidak boleh. Cuma yang ada Nasi Kapau (Jalan Kramat) kita tata, nggak segede (trotoar) itu, cuma lebar 2,5 (m) samping lima meter. Tapi ditata rapi, bagus. Nggak boleh tenda begitu," ucap Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dihubungi, Selasa (6/1/2020).

Menurut Irwandi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah setuju desain dan loaksi penataan. Pekerjaan akan melibatkan sponsor untuk membangun kawasan kuliner di sana.


"Itu sudah ajukan ke Pak Gubernur, sudah setuju, sudah oke. Bangunan gambar, juga sudah dikirim, sudah approve," kata Irwandi.

Baca juga:
Warga Pasang Spanduk, Tolak PKL Jualan di Trotoar Jl Kramat-Salemba Raya


Diketahui, kawasan loksem Nasi Kapau Jalan Keramat diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, pada 22 Mei 2017. Pada September 2019 direlokasi untuk proyek revitalisasi trotoar.

"Harusnya bulan Januari ini (dibangun lagi di trotoar). Tapi sponsornya belum bangun juga," ucap Irwandi.detik

Subscribe to receive free email updates: