Nyesek! Curhat Warga Perumahan Elit, Sejak 2007, Baru Sekarang Kena Banjir Terparah. Begini Katanya

Banjir di Perumahan Pondok Jaya, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Foto; Firdausi/PojokSatu.id
Popnesia.com - Memasuki tahun baru 2020, DKI Jakarta dikepung banjir usai diguyur hujan semalaman.

Salah satunya di Perumahan Pondok Jaya, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Perumahan elite itu terendam banjir hingga setinggi 1,5 meter.

Hujan yang turun sejak pukul 17.00 sore kemarin menyebabkan kali Mampang meluap sehingga rumah warga dan perumahan komplek di sekitaran kali terendam banjir.

Pantauan Pojoksatu.id, salah satu kompleks elite di Jakarta Selatan itu hampir 90 persen sudah terendam banjir.

Tinggi air pun bervariasi, mulai setinggi lutut hingga mencapai 1,5 meter.

“Ini banjir terparah dari 2007, biasanya tidak sampai seperti ini. Kalau di Pondok Karya ke dalem sudah mencapai 1,5 meter itu,” kata salah satu warga Pondok Jaya, Ferdi kepada Pojoksatu.id.


Ferdi menuturkan, banjir di wilayahnya memang kerap kali terjadi jika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Namun, baru kali ini banjirnya paling parah.

“Ini kali Mampang sudah keruk, jalanan sudah ditinggikan kemarin.

Tapi banjirnya sampai segini. Ini paling parah,” ujarnya.

Hingga saat ini, hujan belum juga reda. Sementara intensita air terus naik. Bahkan, linstrik di sekitar Pondok Jaya sudah mulai padam sejak pagi tadi.

Banjir Jakarta bakal semakin parah setelah kedatangan banjir kiriman dari Bogor 7 jam ke depan.

Panatuan PojokSatu.id, pukul 08.50 WIB pagi ini, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami peningkatan.

Debit air di Katulampa Bogor mencapai 340 M3/detik dengan kondisi cuaca hujan masih melanda sebagaian wilayah Bogor.

Kepala Penjaga Katulampa Andi Sudirman mengatakan, TMA di Bendung Katulampa mencapai 170 sentimeter dengan status siaga dua.

“Peningkatan itu diakibatkan karena hujan deras yang melanda sebagian wilayah Bogor dan puncak,” ujarnya saat dikonfirmasi kepada Pojokbogor.com lewat pesan singkat.

Andi mengungkapkan tinggi air di Bendung Katulampa akan terus meningkat. Sebab, saat ini Bogor masih dilanda hujan.

Ia mengimbau warga yang tinggal di bantaran kali untuk selalu waspada. Begitu pun dengan warga Jakarta yang menjadi hilir sungai Ciliwung.

“Siaga dan waspada warga Bogor yang dilalui Ciliwung hingga ke hilir,” pungkas Andi.

Warga Jakarta yang akan terdampak banjir kiriman dari Bogor yakni mereka yang tinggal di Grogol, Jatipulo, Kalianyar, Karet Tengsin, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Petamburan, dan Tomang.

(fir/pojoksatu)

Subscribe to receive free email updates: