Cuitan Anies Selfie Disebut Hoaks, Guntur Romli Ungkap Alasan Unggah Foto Lama Anies-Bima Selfie di Katulampa


Popnesia.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli, mengklarifikasi cuitannya di Twitter soal foto selfie Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wali Kota Bogor Bima Arya di Bendung Katulampa, Bogor.

Postingan Guntur Romli itu dibubuhi kata-kata seolah gambar itu diambil secara aktual kala warga Jakarta sedang dilanda bencana banjir dan longsor. Padahal foto dalam cuitan itu diambil tahun 2018 silam.


 Dikonfirmasi kumparan, Guntur Romli menyebut, cuitan tersebut dibuat sebagai respons terhadap pendukung Anies yang menggunakan foto tahun 2017 dalam sebuah pemberitaan mengenai kejadian di tahun 2020.

"Dan juga klaim Anies tidak foto-foto saat kerja. Anies tidak serius ngurus penanggulangan banjir, anggaran disunat, ke Bogor pun cuma selfie aja, kan?" katanya melalui pesan teks, Kamis (2/1).

Anies Baswedan swafoto dengan Bima Arya saat meninjau Bendung Katulampa, 12 Februari 2018. Foto: Moh. Fajri/kumparan
Guntur tak menjawab mengenai kekhawatiran postingannya akan dianggap hoaks karena tak sesuai konteks. Lantas apakah niat satire jadi latar belakang cuitan tersebut?

"Lebih tepatnya kontra propaganda. Pak Bima Arya tidak usah terlalu baper menganggap itu hoaks. Lagian mereka berdua pejabat publik, apa urgensi selfie di pintu air itu?" ujar pemilik akun Twitter @GunRomli itu.



Lihat postingan ini di Instagram

. Bencana itu membuat duka. Tapi menebar hoax di tengah bencana itu menyedihkan. Beredar foto saya dengan Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan sedang berswafoto di Bendung Katulampa Bogor yang diunggah ulang pada 2 Januari 2020. Seolah tak empati dengan musibah. Padahal foto tersebut diambil pada Senin, 12 Februari 2018, bukan pada banjir yang terjadi pada 1 - 2 Januari 2020. Saat itu, pak Gubernur berkunjung ke Bogor untuk bicarakan kerjasama pencegahan banjir. Termasuk rencana bantuan Pemprov DKI untuk menganggarkan pembangunan kolam retensi di beberapa titik di Kota Bogor. Agar volume air ke Jakarta berkurang. Banjir 1 Januari 2020 di Kota Bogor, tercatat ada 26 titik longsor (1 korban meninggal dunia), 5 titik banjir lintasan, 7 rumah ambruk, 2 peristiwa pohon tumbang dan 1 kebakaran. Korban longsor sudah dievakuasi ke titik aman untuk mencegah longsor susulan. Banjir sudah surut namun perlu tetap waspada mengingat menurut prediksi BMKG cuaca ekstrem masih akan terjadi sepekan ke depan. Posko Penerimaan dan Penyaluran Bantuan Bencana juga sudah didirikan di Kantor BPBD Kota Bogor, Jalan Pool Bina Marga No. 2 RT02/01, Kayu Manis, Tanah Sareal, Kota Bogor. Bagi warga yang membutuhkan penanganan cepat terkait kebencanaan dan hal-hal darurat lainnya, dapat menghubungi nomor: 1. 112 2. 0251 - 7596006 (call center BPBD Kota Bogor), 3. 0888-0911-2569 (WhatsApp Pusdalops BPBD Kota Bogor). Terimakasih.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Bima Arya (@bimaaryasugiarto) pada

 Juru Bicara PSI itu justru menyebut Bima sebagai pejabat publik yang cacat karena datang di berbagai acara organisasi yang sudah dilarang pemerintah.

"Ingat, lho, Bima Arya itu yang hadir di acara peresmian kantor Hizbut Tahrir di Bogor dan Konferensi Khilafah Internasional di Sentul, sebagai pejabat publik dia cacat. Diledek soal selfie dia baper," lanjutnya.

Guntur mengaku dirinya kesal dengan Anies Baswedan. Sebab, rumahnya di bilangan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ikut terendam banjir.

"Rumah saya juga kebanjiran makanya kesel banget sama Anies," tutupnya.

kumparan telah menelusuri konteks foto yang diposting Guntur Romli. Foto itu diambil ketika Anies dan Bima Arya meninjau Bendung Katulampa pada 12 Februari 2018 setelah seminggu sebelumnya berstatus siaga akibat hujan deras.

Kala akan mengakhiri tinjauannya, Anies sempat mengajak warga dan wartawan berfoto bersama. Namun para wartawan justru memintanya untuk berselfie. Akhirnya Anies, Bima Arya, warga, serta wartawan yang hadir selfie.

Warganet menuding cuitan Guntur Romli tersebut sebagai hoaks karena menggunakan foto lama. Bahkan, Bima Arya menyesalkan foto di tahun 2018 itu tersebar sebagai hoaks.

"Bencana itu membuat duka. Tapi menebar hoax di tengah bencana itu menyedihkan," kata Bima lewat akun Instagramnya, @bimaaryasugiarto, Kamis (2/1).kumparan

Subscribe to receive free email updates: