Setelah Rocky Gerung, Kini Refly Harun Prediksi Kabinet akan Segera Direshuffle, Simak Alasannya

Popnesia.com - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menduga kabinet baru Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin akan segera di-reshuffle dalam waktu dekat.

Refly bahkan menyebut tak sampai satu tahun para menteri bekerja, Jokowi akan me-reshuffle susunan kabinet.

Lantas, apa yang mendasari pernyataan Refly Harun itu?


Dilansir TribunWow.com, Refly Harun menyatakan hal tersebut dalam tayangan 'SATU MEJA' yang diunggah channel YouTube KOMPASTV, Jumat (1/11/2019).

Menurut Refly, nilai yang cocok diberikan untuk kabinet Jokowi yakni tak lebih dari enam.

Nilai itu diberikannya dengan mempertimbangkan beberapa hal.

"Gini, saya mencatat ada tiga hal (dari susunan kabinet)," ucap Refly.

Refly lantas menyebutkan tiga hal yang mendasari penilaiannya itu.


Satu di antaranya menyangkut tentang keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Satu, Presiden Jokowi tidak melibatkan KPK dalam screening (menteri kabinet)," terang Refly.

"Memang tidak harus tapi itu menunjukkan adanya goodwill untuk melihat track record orang."

Lantas, ia juga menyinggung tentang umur para menteri.

"Pasti menteri sekarang lebih tua lima tahun mayoritas, kalau yang dulunya Bu Sri Mulyani, (sekarang umurnya) tambah lima tahun, jadi lebih tua," ungkap Refly.

"Yang (umurnya) 30an (tahun) itu satu, yang hampir 50 (tahun) itu ya dua, yang Juliari batubara yang 72 (tahun), tapi sisanya kan 60 (sampai) 70 tahun dan sebagainya."

Lebih lanjut, Refly menyinggung tentang banyaknya politisi dalam susunan kabinet.

"Yang ketiga, saya melihat begini, saya kira akomodasi politiknya lebih banyak," ucap Refly.

Terkait politisi dalma kabinet, ia mengaku sebenarnya tak mempermasalahkan hal itu.

"Memang enggak apa-apa, kalau dulu saya menganggap ini kan kabinet presidensil," ujar Refly.

Ia menyebut dalam sistem presidensil sebenarnya tak membutuhkan adanya koalisi.

"Dalam kabinet presidensil itu kan sesungguhnya koalisi enggak butuh-butuh amat kalau presidennya firm membentuk kabinet yang mencerminkan profesionalisme," ucap Refly.

Kini, politisi yang duduk di kursi menteri menurut Refly jumlahnya terlalu banyak.

"Tapi kan sekarang akomodasinya banyak betul, akomodasi ke partai politik 16, kemudian ada wamennya, akomodasi tim sukses pendukung," imbuhnya.

"Pertanyaannya adalah ketika kita membuat sebuah kabinet, kan yang didambakan kabinet yang workable, profesional yang bisa mengimplementasikan apa yang diinginkan, yang bagus buat masyarakat."

Refly melanjutkan, akomoadasi partai politik dalam kabinet sangat terlihat dari wakil menteri (wamen) yang ditunjuk Jokowi.

"Menurut saya begini, itu kan ada paradoks yang luar biasa dari Presiden Jokowi ya, dia kan periode kedua tidak punya beban," kata Refly.

"Tapi kok rasanya yang diangkat banyak akomodasinya dan akomodasi yang kentara banget itu wamen, sampai 12 orang loh jumlahnya."

Ia lantas menyinggung tentang tugas wamen.

"Wamen itu biasanya untuk mengimbangi menterinya yang terlalu politis, karena itu wamen biasanya dari birokrasi yang lebih mapan," ujar Refly.

"Justru kan lucu, yang tadinya kita berharap wamennya memperkuat menteri yang politik, ini misalnya Kementrian Perdagangan, menteri perdagangannya PKB, wakilnya Golkar."

Terkait hal itu, Refly lantas memprediksi susunan kabinet baru ini tak akan berlangsung lama.

"Saya menganggap, ini berankali ya, saya kok yakin sebentar lagi ada reshuffle, mungkin enggak sampai satu tahun," ucap dia.

Simak video selengkapnya berikut ini menit 4.38:



Rocky Gerung Sedut Prabowo akan Direshuffle

Pengamat Politik, Rocky Gerung menmprediksi Prabowo Subianto akan menjadi orang pertama yang akan di-reshuffle dari Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rocky Gerung menyatakan hal itu setelah menyoroti kekuasaan Prabowo Subianto dalam kabinet.

Diketahui Prabowo Subianto kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2024.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Rocky Gerung saat menjadi bintang tamu dalam acara 'Rosi' yang diunggah channel YouTube KOMPASTV, Kamis (31/10/2019).

Tak hanya menyinggung tentang reshuffle kabinet, Rocky juga menduga adanya persaingan antara Prabowo dan Mahfud MD.

Terkait susunan kabinet baru, Rocky menyebutnya dengan istilah 'Piala Kaleng'.

"Itu kan memperlihatkan bahwa ini seperti 'Piala Kaleng'," kata Rocky.

Tak hanya itu, Rocky melanjutkan pernyataannya dengan menyinggung istilah 'Kabinet Dempulan' .

"Supaya enggak kedengeran kalengnya didempul tebel gitu, itu 'kabinet dempulan' semua," imbuhnya.

Menyebut 'piala kaleng' hingga 'kabinet dempulan', Rocky mengaku sebetulnya tak memiliki kepentingan terkait kabinet Jokow-Ma'ruf.

"Jadi saya bukannya pesimis atau optimis, enggak ada soal bagi saya, saya hanya mengamati postur awal," terangnya.

Ia lantas menyinggung soal kemungkinan adanya pembentukan kekuasaan (power building) oleh Prabowo.

"Lalu kemudian diisukan Prabowo bikin power bulding segala macam, loh begitu Prabowo terlihat membuat power building dia yang akan di reshuffle pertama itu," ucap Rocky.

(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)

Subscribe to receive free email updates: