Lagi, Erick Thohir Kecolongan, Ada Direksi BTN Diduga Pendukung Khilafah



Popnesia.com - Belum selesai masalah Menag Fachrul Razi yang membuat pernyataan soal perpanjangan izin ormas FPI yang membuat netizen +62 bangkit dari pertamaannya, Erick Thohor Kecolongan ujar salah satu pegiat medsos Yusuf Muhammad dalam akun facebooknya membongkar kedok salah satu Direktur Consumer dan Commercial Lending BTN (Bank Tabungan Negara) yang diduga pendukung Khilafah dilihat dari rekam jejak digitalnya.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum

Pak Erick…….

Pak Erick, mau laporan ada pendukung khilafah dan penggemar Rizieq Shihab di BUMN.

Baru saja Hirmawan Gafar dilantik jadi Direktur Consumer dan Commercial Lending BTN, ternyata jejak digitalnya bikin geleng-geleng kepala.

Ternyata HG adalah pendukung Rizieq dan khilafah. Hal ini bisa silihat dari status di FBnya yang pernah memviralkan tagar gerakan 7 juta status. Tagar itu dinaikkan karena saat itu Rizieq terseret kasus chat mesum.

Apakah masuknya HG ini kecolongan, atau memang sengaja dititipan di BUMN yang dipimpin oleh Erick Thohir?

Dilihat dari status FB yang berasangkutan, terlihat sampai segitunya HG membela Rizieq yang dikenal menghina Pancasila dan Presiden Jokowi. Bahkan Rizieq mengatakan, Presiden yang dilantik hasil curang adalah Presiden illegal.

Apa Erick Thohir yakin orang yang seperti ini mampu bekerja dengan baik? Atau mereka hanya numpang kerja saja supaya tetap bisa dapat gaji untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka ?

Banyak pendukung atau relawan Jokowi yang tanpa pamrih, mereka rela mengeluarkan dana sendiri untuk kampanyekan Jokowi, tapi disaat Jokowi terpilih, mengapa justru yang dulu kerjanya menghina dan mencacimaki Jokowi banyak yang diberikan jabatan di BUMN?

Persoalan ini bukan sekali dua kali, karena sebelumnya juga banyak terdapat oknum yang diduga berafiliasi khilafah menjabat di BUMN.

Perlu diketahui, para relawan tidak meminta jabatan apapun, tapi mbok ya jangan beri jabatan pada kelompok khilafah. Cukup Prabowo dan Edy yang dapat jabatan menteri, jangan ditambah lagi yang lain untuk mendapat jabatan di BUMN.

Untuk itu, mohon agar ditinjau dan dikaji ulang Pak Erick, apakah pantas orang seperti HG ini diangkat dalam jajaran direksi BTN.

Kami sebagai relawan tak akan lelah untuk terus mengawal, serta mengawasi kebijakan Presiden dan menteri-menterinya agar tidak sampai keluar dari rel yang telah ditentukan.

Kita hanya ingin BUMN kita steril dari kelompok khilafah dan pembenci pemerintah. Mereka adalah benalu yang harus disingkirkan, bukan malah dipupuk atau diberikan jabatan. (ARN)

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan teks


Subscribe to receive free email updates: