Kata Sujiwo Tejo soal Pengakuan Agnez Mo Tidak Memiliki Darah Indonesia: Seniman dan Artis Beda

Popnesia.com - Sujiwo Tejo mengomentari kabar soal Agnez Mo yang mengaku tidak memiliki darah Indonesia.

Melalui laman Twitternya @sudjiwotedjo, budayawan tersebut mengatakan jangan membully artis.

Ia menambahkan, artis berkarya sesuai selera pasar, berbeda dengan seniman.

"Heuheu, lagi ngebully artis ya?,

Tentang nasionalisme, kalau mau nge-bully itu ke seniman, Cuk.Jangan ke artis. Di Indonesia seniman & artis beda. Seniman banyak baca buku & kehidupan. Artis tidak dan glamor. Seniman berkarya nurutin hatinya. Artis berkarya nurutin selera pasar," tulis Sujiwo Tejo di Twitternya Selasa (26/11/2019).



 Pro Kontra soal Ucapan Agnez Mo

Ucapan Agnez mengundang pro kontra dikalangan masyarakat.

Tidak hanya Sujiwo Tejo, pemain Cinta di film Ada Apa Dengan Cinta, Dian Sastrowardoyo ikut memberikan komentar.

Diwartakan sebelumnya oleh TribunnewsBogor.com, pemeran Cinta di film AADC tesebut menghubungkan antara rasa bangga sebagai orang Indonesia dengan pengetahuan atau wawasan soal identitas bangsa.

Dian Sastro mengungkapkannya melalui grafik soal "Teori Identitas Bangsa Indonesia".



 Menurut Dian Sastro, rasa bangga seseorang terhadap bangsa Indonesia, berbanding lurus dengan luas pengetahuan yang ia punya tentang identitas bangsa itu sendiri.

"Gue punya teori: bahwa rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia itu berbanding lurus dengan luas nya wawasan dan pengetahuan kita terhadap sejarah dan kebudayaan bangsa kita," tulis Dian Sastrowardoyo, Selasa (26/11/2019).

Unggahan Agnez Mo di laman Instagramnya terkait pernyataannya yang tidak mengaku berdarah Indonesia, dikomentari presenter Daniel Mananta.

Daniel memberikan pujian di kolom komentar Instagram Agnez Mo, terkait yang dilakukan dan dikerjakan Agnez Mo di Amerika Serikat, membawa budaya Indonesia adalah hal yang keren.

Komentar Daniel di Kolom Instagram Agnez Mo
Tangkap Layar Instagram Agnez Mo ,Komentar Daniel di Kolom Instagram Agnez Mo
Menurut Daniel, tidak semua orang bisa melakukannnya.

"Inklusivitas budaya !!! Itulah Indonesia sebenarnya! Keren banget Indonesia dibicarakan terus di Budaya Pop di Amrik sama Agnez! Tidak banyak orang yang bisa melakukannya!," tulis Daniel Mananta di kolom komentar Instagram Agnez Mo.

Agnez Mo Mengklarifikasi

Kabar ramai soal ucapannya, Agnez Mo memberikan klarifikasi melalui laman Instagramnya.

Pelantun As Long As I Get Paid tersebut mengunggah cuplikan wawancaranya bersama Media Build Series, dan memberikan caption sebagai klarifikasi.

 I grew up in such diverse culture. Culture inclusivity is what i stand for. Bhinneka Tunggal Ika means Unity in Diversity. Love it when i can share something about my roots n my country.

I will always be honest and testify to the world how a minority like me was given a chance to have dreams and pursue our dreams. my heart is full. . .

#Indonesia represents" tulis Agnez Mo di caption Instagramnya.

("Saya tumbuh dalam budaya yang begitu beragam. Inklusivitas budaya adalah apa yang saya perjuangkan. Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Senang ketika saya dapat berbagi sesuatu tentang asal saya di negara saya. Saya akan selalu jujur dan bersaksi kepada dunia bagaimana minoritas seperti saya diberi kesempatan untuk memiliki mimpi dan mengejar impian kita. hatiku penuh, #Indonesia mewakili", " tulis Agnez Mo).

Wawancara Eksklusif

Wawancara bersama Media Build Series tersebut merupakan wawancara eksklusif Agnez Mo bersama Kevan Kenney.

Di video wawancara yang berdurasi sekira 27 menit tersebut, presenter membahas topik keberagaman Indonesia dan personaliti Agnez Mo.

Diwartakan sebelumnya melalui Tribunnews.com, Kevan sempat bertanya soal Agnez Mo yang tampak berbeda dengan orang kebanyakan di Indonesia.

Kevan rupanya mengetahui hal itu melalui sebuah wawancara, melihat Agnez Mo sebagai sosok yang populer dan sukses.

Agnez Mo mula-mula menjelaskan asal muasalnya yang tak memiliki darah asli keturunan Indonesia.

Ia mengaku sebagai warga keturunan Jerman, Jepang, dan Cina.

"Karena aku tidak memiliki darah keturunan Indonesia atau semacamnya. Aku memiliki keturunan Jerman, Jepang, dan Cina. Aku lahir di Indonesia dan aku menganut agama Kristen, agama minoritas di Indonesia dengan warga mayoritas beragama Muslim. Saya tidak akan bilang bukan bagian Indonesia, karena saya merasa orang-orang menerimaku. Namun terkadang ada perasaan, saya tidak seperti orang kebanyakan," tutur Agnez.tribunnews


Subscribe to receive free email updates: