Irma Suryani Sebut Mulan Jameela Zalim Rebut Kursi DPR Demi Ahmad Dhani, Fadli Zon Bereaksi Keras


Popnesia.com - Politisi Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago blak-blakan menyebut penyayi dan kader Partai Gerindra, Mulan Jameela sudah berbuat zalim ketika merebut kursi anggota DPR RI.

Bahkan, Irma Suryani mengucapkan bahwa Mulan Jameela merebut kursi DPR RI dilakukan demi menebus Ahmad Dhani yang kini sedang dipenjara akibat kasus ujaran kebencian.

Ucapan blak-blakan Irma Suryani ini diungkapkan di acara Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab pada Rabu (20/11/2019) malam.

Pantauan Tribunnewsbogor.com, pada awalnya, politisi Partai Gerindra yang juga anggota DPR RI Fadli Zon ini membahas soal suami Mulan Jameela, Ahmad Dhani yang kerap secara lantang mengkritik pemerintah Jokowi.

Kemudian, Fadli Zon pun menyebut bahwa kritikan Ahmad Dhani ini dibilang wajar.

"Kita kebetulan anggota DPR, sekarang Ahmad Dhani, apa urusannya jika dia ngomong seperti itu?" ucap Fadli Zon kepada Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, dilansir TribunnewsBogor.com, Kamis (21/11/2019).

Ucapan Fadli Zon ini ditanggapi oleh juru bicara presiden Jokowi, Fadjroel Rahman.

"Negara ini negara hukum, apabila dia melanggar hukum maka ya dihukum," jawab Fadrroel Rahman.

Irma Suryani pun lantas membela Fadroel Rahman dan menginterupsi Fadli Zon.

"Saya mau sampai-in sama adik saya ini. Bagaimana mungkin Ahmad Dhani yang bicara kotor pada Presiden kemudian tidak ditangkap? Manusia macam apa itu?" tegas Irma Suryani.

"Yang mana?" tanya Fadli Zon.

"Kita ini negara hukum, katanya kita junjung HAM, gak boleh dong maki-maki orang seenaknya seperti itu," tegas Irma Suryani.


"Ahmad Dhani punya HAM, tapi pak Jokowi yang dicaci maki juga punya HAM," tambah Irma Suryani.

"Ini bicara di luar konteks, kasus Ahmad Dhani ini tidak ada kaitannya dengan caci maki presiden," jawab Fadli Zon.

Ucapan Fadli Zon ini tampak tak ditanggapi oleh Irma Suryani.

Polisiti partai Nasdem ini malah membandingkan Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah menurut Iram Suryani suda move on tak lagi banyak kritik pemerintah, berbeda dengan Fadli Zon.

"Fadli ini belum sadar-sadar, Fadli ini belum move on. Kalau bang Fahri sudah move on," ujar Irma Suryani.

"Kan tadi diminta contohnya, ya saya kasih contoh Ahmad Dhani," ucap Fadli Zon.

Kemudian, Fadroel Rahman mengungkit bahwa Ahmad Dhani ini sudah dihukum oleh pengadilan bukan oleh pemerintah.

"Sepanjang pengadilan menyatakan dia ( Ahmad Dhani) bersalah, ya kita terima. Kan negara ini demokrasi dan berdasarkan hukum,"

"Ya karena itulah karena hukum jadi subordinasi kepentingan politik, itu teorinya," bantah Fadli Zon.

"Tidak ada pemerintah menghukum seseorang. Saudara yang anda sebutkan tadi itu (red: Ahmad Dhani) dihukum oleh pengadilan," tegas Fadroel Rahman.

Setelah itu, Irma Suryani pun menyinggung masalah Mulan Jameela yang merebut kursi anggota DPR RI padahal memiliki suara yang sedikit.

"Kalau mau bicara bener, Mulan Jameela betul kalah lho, Suaranya tidak mencukupi.

Tapi, kemudian orang-orang yang menag ini dikalahkan oleh Mulan Jameela.

Masuklah Mulan Jameela untuk menebus kesalahan jasa-jasa Ahmad Dhani," tegas Irma Suryani blak-blakan.

"Apakah itu gak zalim?" ucap Irma Suryani dengan nada meninggi.

Mendengar Irma Suryani yang menyebut Mulan Jameela yang juga kader Partai Gerindra telah berbuat zalim, Fadli Zon bereaksi keras.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini tidak terima dengan ucapan Irma Suryani.

"Oh itu gak ada hubungannya," bantah Fadli Zon

"Zalim, itu zalim," tegas Irma Suryani.

"Tidak ada hubungannya," bantah Fadli Zon lagi.

"Itu juga bagian dari kezaliman yang diperbuatnya," ucap Iram Suryani

"Itu tidak ada hubungannya, " bantah Fadli Zon lagi.

"Oh tidak, ada itu zalim," tegas Irma Suryani

"Jadi gak boleh bilang zalim kalau kadernya sendiri gak zalim," tandas Irma Suryani.


       

Kronologi Mulan Jameela rebut Kursi DPR RI

Seperti diketahui, Partai Gerindra ini harus mengirimkan 3 kadernya untuk duduk di kursi DPR.

Untuk posisi satu dan dua sudah aman. Akan tetapi, untuk posisi tiga ini dieperebutkan oleh Mulan Jameela, Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi.

Dalam Pileg 2019 di Dapil Jabar XI Kabupaten Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, Mulan Jameela menempati urutan kelima dengan 13.793 suara.

Sedangkan Ervin Luthfi berada di posisi ketiga dengan 33.938.

Sementara Fahrul Rozi, peraih suara terbanyak keempat yakni 29.192 suara.

Mulan Jameela dan sejumlah kader Partai Gerindra pun melakukan gugatan ke pengadilan.

Hasilnya, pengadilan mengabulkan permohonan Mulan untuk meminta Partai Gerindra menetapkan dirinya sebagai anggota DPR RI.

KPU RI lalu mengeluarkan Surat Keputusan bernomor 1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 tertanggal 16 September 2019 tentang perubahan atas keputusan KPU nomor 1318/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 tentang penetapan calon terpilih anggota DPR dalam Pemilu 2019.

Surat keputusan KPU RI itu berdasarkan tiga surat dari DPP Partai Gerindra. Yakni surat bernomor 023A/BHA-DPPGERINDRA/IX/2019 tertanggal 11 September 2019 perihal penjelasan kedua soal langkah administrasi pelaksanaan putusan PN Jaksel nomor 520/Pdt/Sus.Parpol/2019 PN.Jkt.Sel.

Lalu Surat Keputusan DPP Gerindra Nomor 004A/SKBHA/DPPGERINDRA/IX/2019 tentang pemberhentian keanggotaan sebagai langkah administrasi pelaksanaan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Terakhir Surat Keputusan DPP Gerindra Nomor 004B/SKBHA/DPPGERINDRA/IX/2019 yang memutuskan calon anggota DPR-RI Daerah Pemilihan Jabar XI atas nama Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai calon terpilih anggota DPR-RI.

Akibat hal tersebut, Mulan Jameela pun sempatdiemo oleh pendukung Ervin Luthfi.

Pendemo membawa sejumlah spanduk bertuliskan 'Dulu Pelakor sekarang Perekor (Perebut Kursi Orang)' yang ditujukan untuk Mulan Jameela (tribun bogor)


Subscribe to receive free email updates: