Gubernur Ini Bolehkan ASN Memakai Cadar, Begini Katanya


 Popnesia.com - Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan menanggapi rencana pemerintah soal melarang aparatur sipil negara (ASN) mengenakan cadar dan celana cingkrang. Erzaldi mengatakan tidak melarang ASN mengenakan cadar dan celana cingkrang selama tidak menganggu orang lain.

"Saya tidak melarang menggunakan cadar atau celana cingkrang, selama yang bersangkutan tidak mengganggu dan mengakibatkan orang lain dirugikan," kata Erzaldi, beberapa waktu lalu.

Dia menilai pemakaian cadar dan celana cingkrang merupakan pemahaman seseoramh yang tidak mudah dilarang. Dia mengungkap jumlah warga yang menggunakan cadar dan celana cingkrang masih wajar dan tidak mengaggu orang lain. 

"Mengganggu hak orang lain dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus memakai cadar atau celana cingkrang," sebutnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat di wilayahnya tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat diminta saling menghormati hak orang lain.

Menteri Agama Fachrul Razi berencana melarang penggunaan cadar di lingkungan kantor pemerintahan. Langkah itu diambil demi alasan keamanan usai insiden penusukan mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

"Memang nantinya bisa saja ada langkah-langkah lebih jauh, tapi kita tidak melarang niqab, tapi melarang masuk instansi-instansi pemerintah, demi alasan keamanan," kata Fachrul saat Lokakarya 'Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid' di Hotel Best Western, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.

Fachrul menekankan penggunaan cadar tak ada hubungannya dengan keimanan. "Kita ingin memberikan kejelasan itu bukan ukuran tingginya iman dan takwa seseorang," tutur dia.

Kementerian Dalam Negeri sudah menerapkan aturan berpakaian ASN dalam lingkungan kerjanya yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Pakaian Dinas di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Medcom

Subscribe to receive free email updates: