Miris, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin di DPR Aceh Diduga Dicetak dengan Bahan Spanduk


Popnesia.com - Apa jadinya jika foto pajangan Presiden dan Wakil Presiden di kantor pemerintahan dicetak dengan bahan yang tidak berkualitas dan tidak memiliki standart. Kondisi ini lah yang terlihat di salah satu ruangan kantor di gedung DPR Aceh. 

Foto Joko Widodo dan Ma’ruf Amin yang baru dilantik jadi Presiden dan Wapres priode 2019-2024 itu diduga dicetak menggunakan bahan spanduk. Seharusnya foto pajangan kepala Negara itu dicetak dengan bahan kertas foto berkualitas. 

Pantauan awak media pada Kamis (24/10/2019) siang, di salah satu ruangan Badan Anggaran (Banggar) DPR Aceh terlihat sejumlah orang sedang memotong dan memasukan foto Jokowi dan Ma’ruf Amin yang berbahan kain spanduk itu ke dalam bingkai berwarna kuning emas. Ada beberapa foto Presiden dan Wapres yang sudah dibingkai dan siap untuk dipajang.

Foto-foto itu hendak dipajang di sejumlah ruangan tersebut untuk menggantikan foto pajangan Presiden dan Wapres priode yang lalu. Kondisi ini sontak mengundang kepihatinan, pasalnya di kantor pemerintahan yang memiliki anggaran Negara itu justru memajang foto Presiden dan Wapres dengan bahan berkualitas tidak layak. 

Padahal Kementrian Sekretariat Negara (Setneg) RI telah menerbitkan surat edaran tentang sosialisasi foto resmi Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019 – 2024. Dikutip dari laman resmi Setneg RI, ada enam poin mekanisme tentang pemasangan foto Presiden dan Wapres, dan aturan ini juga bisa diunduh sebagai rujukan bagi pemerintah di Provinsi dan Kabupaten Kota. 

Salah satu poin menyebutkan, ketentuan percetakan foto kepala Negara harus menggunakan kertas Art Carton 260 gram 4 warna offset. Untuk ukuran (A2): tinggi 64,5 cm lebar 48,6 cm. Sementara ukuran (A3): tinggi 42,5 cm lebar 32 cm. Tidak disebutkan percetakan foto Presiden dan Wapres menggunakan bahan dari spanduk. 

Saat dikonfirmasi awak media, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Aceh Suhaimi mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Dia mengatakan tidak mengetahui tentang foto pajangan Presiden dan Wapres yang telah dibingkai dengan menggunakan bahan spanduk. 

“Itu saya tanya dulu dengan Kasubagnya, itu kan teknis sekali ya. Saya kaget juga nih, menurut saya itu foto kepala Negara tidak bisa main-main,” tegas Suhaimi. 

Sementara itu, Kasubag Perlengkapan Sekwan DPR Aceh, Safrizal mengklarifikasi bahwa foto pajangan kepala Negara itu tidak untuk dipajang. 

“Saya cek lagi kenapa bisa seperti itu, itu tidak mungkin kita pakai bahan seperti itu untuk simbol Negara, ada standarnya. Ini tidak dipakai. Setiap barang yang dipakai itu harus konfirmasi ke kita dulu,” jelas Safrizal. 

Dia menyebutkan, pihaknya setiap mencetak foto Presiden dan Wapres memiliki standart kualitas. “Kalau kita cetaknya di studio, sudah dipesan cuma belum siap,” bebernya. 

Menurut amatan di gedung DPR Aceh pada Jumat (25/10/2019), foto Presiden dan Wapres yang menggunakan bahan spanduk itu sudah tidak terlihat lagi. RRI) 

Subscribe to receive free email updates: