BJ Habibie Singgung Prabowo Subianto: Andaikata Prabowo....

Popnesia.com - PRESIDEN ke-3 BJ Habibie singgung Prabowo Subianto, sebagai Capres Nomor Urut 02.

WartaKotaLive melansir Tribunnews, soal BJ Habibie singgung Prabowo Subianto, saat BJ Habibie tanggapi pertemua Prabowo degan Jokowi.

Bahkan BJ Habibie berandai Prabowo ucap selamat ke Jokowi.

Hal tersebut dikatakan BJ Habibie lewat wawancara khusus dengan jurnalis KompasTV, Riko Anggara.

Dalam wawancara itu, Riko menanyakan seberapa penting pertemuan antara dua kandidat Capres 2019 ini bertemu?

Diketahui, hingga kini, calon presiden nomor 01 dan 02 itu belum pernah bertemu sejak Pemilu 2019 usai digelar.

Menjawab pertanyaan Riko, BJ Habibie menyarankan kedua capres tersebut segera bertemu.

"Segera," kata BJ Habibie.

BJ Habibie lantas menyinggung seandainya Prabowo memberikan ucapan selamat pada Jokowi.

Setidaknya, Prabowo bisa memberikan kontribusi dengan menjadi oposisi, sedangkan Jokowi menjalankan pemerintahan sebagai eksekutif.

Keduanya, lanjut BJ Habibie, bisa bekerjasama.

"Kalau andaikata Pak Prabowo mengatakan, 'selamat kepada Pak Jokowi. Nanti saya akan berikan kontribusi menjadi oposisi, yang kuat, yang mempersiapkan rakyat. Dan Anda (Jokowi) eksekutif. Kita berdua bekerja sama," kata BJ Habibie.

Saat ditanya tentang siapa yang seharusnya memulai terlebih dahulu untuk bertemu, BJ Habibie menyebut soal Jokowi yang mengatakan siap melakukan pertemuan.

"Saya rasa dalam hal ini, Pak Jokowi kan udah bilang, siap bertemu, begitu, kan," ujar BJ Habibie.

Simak wawancara BJ Habibie dengan jurnalis KompasTV di bawah ini:



Sebelumnya, Prabowo Subianto mengungkapkan, ada waktunya dia akan bertemu dengan capres petahana, Jokowi.

Namun, Prabowo tidak mengatakan kapan pertemuan tersebut akan dilakukan.

"Nanti kita lihat ya, semua ada waktunya," ujar Prabowo saat menjawab pertanyaan wartawan di kediaman Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin kemarin.

Saat itu, Prabowo melayat ke rumah SBY atas meninggalnya Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, istri SBY.

Belum ada rencana

Sementara itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN), Andre Rosiade menuturkan, hingga saat ini, belum ada keputusan terkait pertemuan antara Prabowo dan Jokowi pasca-Pilpres 2019.

Andre mengatakan, banyak usulan diberikan ke Prabowo terkait waktu pertemuan.

Bahkan, ada yang mengusulkan pertemuan dilakukan saat momen Lebaran.

Ada juga yang mengusulkan pertemuan digelar setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutus sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan BPN.

"Memang ada usul pertemuan dilakukan saat Lebaran. Tapi (pertemuan) itu belum diputuskan. Belum ada agenda," ujar Andre, saat dihubungi, Selasa (4/6/2019).

Menurut Andre, pertemuan antara kedua tokoh tersebut pasti akan terjadi.

Kendati demikian, mengenai kapan waktu yang tepat, keputusan itu ada di tangan Prabowo.

"Pertemuan itu pasti terjadi. Suatu keniscayaan. Tapi, keputusan ada di tangan Pak Prabowo," kata Andre.

Momentum Lebaran

Selain itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal menilai, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo sebaiknya dilakukan saat momen Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1 Syawal 1440 Hijriah.

"Saya sangat berharap teladan yang diperlihatkan oleh elite politik dan kenegarawanannya Pak Jokowi dan Pak Prabowo bisa bertemu di hari Lebaran Idul Fitri," kata Cucun, Selasa (4/6/2019).

Menurut Cucun, Idul Fitri merupakan momen yang tepat bagi kedua tokoh untuk bertemu setelah Pilpres 2019.

Cucun mengatakan, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo dapat menjadi contoh bagi para pendukung mereka.

Selain itu, momen pertemuan saat Lebaran dinilai mampu menyejukkan suasana dan meredam polarisasi di masyarakat setelah pilpres.

"Ini momentum tepat untuk bersilaturahim di hari Lebaran dan pasti akan menyejukan suasana anak bangsa yang terpolarisasi pasca-Pilpres," kata Cucun.

Kata Fadli Zon

Sebelumnya, usul pertemuan antara Jokowi dan Prabowo dilontarkan oleh sejumlah pihak sebagai upaya untuk meredam polarisasi di tengah masyarakat yang menjadi pendukung kedua kubu.

Anggota Dewan Pengarah BPN, Fadli Zon mengatakan, Prabowo sebelumnya sudah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pertemuan tersebut terjadi pada Kamis (23/5/2019) kemarin.

Namun, Fadli belum mengetahui apakah Prabowo sudah merencanakan bertemu Presiden Jokowi setelah pertemuan itu.

"Saya kira komunikasi dialog itu hal yang biasa-biasa saja. Tapi, kalau hal lain ya saya kira itu, ya kan Pak JK sudah mewakili dari pihak pemerintah," kata Fadli.

Tanggapan Luhut

Sementara, Menteri Koordinator Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan menampik rencana pertemuan Jokowi dan Prabowo menemui jalan buntu.

Menurut Luhut, pada dasarnya, Jokowi dan Prabowo sama-sama ingin bertemu.

Sebab, memang tidak ada persoalan apa pun di antara kedua tokoh tersebut.

Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sudah bertemu Prabowo.

Pertemuan itu dinilai sebagai satu bentuk komunikasi kubu Jokowi sebelum pertemuan dua tokoh itu berlangsung.

"Sudah ada komunikasi. Pak JK sudah jalan," ujar Luhut.

Menurut Luhut, "bola" saat ini berada di kubu Prabowo karena seluruh pintu dari kubu Jokowi sudah terbuka untuk pertemuan dengan Prabowo.

"Ya, bolanya ada di sana (kubu Prabowo)," ujar Luhut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "BJ Habibie: Andaikata Pak Prabowo Ucapkan 'Selamat kepada Jokowi'"


Artikel ini telah tayang di Wartakotalive 

Subscribe to receive free email updates: