Seorang Ibu Tendang Bocah SD ke Luar Mobil di Pinggir Jalan Viral di Medsos, Diduga Ini Penyebabnya....

Popnesia.com - Video viral anak didorong keluar dari mobil, yang diduga terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang, Jawa Timur, menimbulkan banyak spekulasi. Di sejumlah grup WhatsApp wali murid yang anaknya bersekolah di sekitar Jalan Bandung dan Jalan Veteran, Kota Malang, terjadi pembahasan yang begitu intens.

Untuk diketahui, Jalan Bandung dan Jalan Veteran adalah pusat pendidikan dan perbelanjaan di Kota Malang.

Salah seorang wali murid mengatakan, orang tua yang memaksa anaknya turun dari mobil diduga mengalami stres.

”Saya tahu karena adiknya anak itu sekolah di sekolah yang sama dengan anak saya, katanya stres karena suaminya mempunyai istri tiga,” kata perempuan yang tidak mau disebutkan namanya itu, Kamis (28/3).

Pernah suatu ketika, orang tua itu menjemput anaknya dengan menggunakan mobil Alphard. Namun karena ada pengguna sepeda motor tidak mau minggir, orang tuanya lantas marah-marah.

”Dia memang orang kaya, rumahnya di kawasan elit Istana Dieng, dan suaminya punya toko emas,” katanya.



Viral Video Anak Dipaksa Keluar dari Mobil, Polisi Lakukan Penyelidikan TUGUMALANG.ID-Sebuah video yang diduga terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang, viral. Dalam video tersebut, ada seorang perempuan yang mengeluarkan paksa seorang anak yang terlihat mengguanakan seragam Sekolah Dasar (SD). Berulang kali sang anak didorong untuk keluar, bahkan sampai beberapakali terjatuh. Dalam video itu diunggah oleh beberapa orang di Instagram dan Facebook. Di instagram salah satunya diunggah oleh @Yuni_Yusmini, sedangkan di Facebook diunggah oleh Tedja Alvin. Untuk mengecek hoax atau tidaknya video itu, wartawan Tugu Malang melakukan pengecekan ke Jalan Bandung, tempat diduga terjadinya video itu. Ada struktur jalan yang sama. Bahkan, sebuah bus yang terparkir juga sama. Yakni sebuah bus berwarna biru dan putih. Tak hanya itu, trotoar dan pinggir jalan sama dengan yang terjadi dalam video itu. Terkait video itu, polisi dari Polres Malang Kota langsung melakukan penyelidikan.”Kami baru dapat laporan dari medsos, kasus ini masih proses penyelidikan, anggota reskrim masih di lapangan,” kata Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, kamis (28/3). Selengkapnya baca tugumalang.id
A post shared by Tugu Malang ID (@tugumalangid) on

Selain itu, di grup para wali murid juga tersebar WhatsApp yang diduga WhatsApp pelaku kepada seorang temannya. Intinya, pelaku melakukan pembelaan, jika dia marah karena anaknya tidak mau turun untuk kursus atau les, sedangkan dirinya telanjur mengantar.

Lalu, sekolah di mana siswa tersebut? Ada informasi kalau si anak bersekolah di SD Anak Soleh yang berada di Jalan Bandung. Hanya saja, pihak sekolah sama sekali tidak mau berkomentar terkait benar tidaknya siswa tersebut adalah siswa mereka.

”Kami tidak bisa beri komentar, karena kepala sekolah sedang tidak ada di sekolah,” kata salah seorang petugas keamanan, Kamis (28/3).

Sementara itu, Brawijaya Smart School (BSS) melalui akun Instagram-nya memberi penjelaskan kalau siswa yang ada di video tersebut bukanlah siswa mereka. Kumparan.com





A post shared by SMA Brawijaya Smart School (@sma_brawijaya_smart_school) on

Subscribe to receive free email updates: