Mahfud MD Jelaskan Arti Salat Langsung Dibantah Pendukung Prabowo Habib Ali Ketua DPP Front Santri, Ini Balasan Mahfud

Popnesia.com - PROF Mohammad Mahfud MD menjelaskan makna salat atau arti salat atau arti shalat melalui akun twitternya.

Ati salat menurut Mahfud MD bisa dilihat dari arti lughowi yang diartikan sebagai berdoa.


Menurut Mahfud MD, jika umat manusia apa pun agamanya, jika melakukan salat atau shalat secara baik, maka kehidupan dalam bermasyarakat dan bernegara pun akan baik.

"Salah satu arti lughowi shalat adalah "berdoa". Ashshalat = Addu'a", yakni meminta bimbingan dan perlindungan kepada Tuhan agar selalu baik," ujar Mahfud MD.

Manfud menambahkan, "Jika umat manusia, apa pun agamanya, melakukan shalatnya dgn baik dan konsisten (istiqamah) maka kehidupan masyarakat dan bangsa akan baik."

Tetapi penjelasan Mahfud MD itu dikomentari oleh netizen (warganet) yang menyebut bahwa salat adalah ibadahnya orang Muslim (Islam).

@RiseSailormoon Replying to @CebongBertakwa @mohmahfudmd: Tetap aja... sholat itu ibadahnya umat islam...

Terhadap komentar tersebut, Mahfud MD kemudian memberikan penjelasan bahwa dalam bahasa Indonesia salat juga diartikan sebagai sembahyang. 

"Makanya orang yg pergi kebaktian ke gereja atau atau pura atau klenteng juga dibilang bersembahyang," ujar Mahfud MD.

@mohmahfudmd Retweeted Sailormoon_rise : Dalam bahasa Indonesia salat itu juga diartikan sembahyang. Makanya orang yg pergi kebaktian ke gereja atau atau pura atau klenteng juga dibilang bersembahyang.

Orang pergi salat ke masjid juga bilangnya pergi bersembahyang.

Salah seorang netizen (warganet) yang menyebut identitasnya sebagai habib dari Kalimantan Barat, Habib Ali Alhinduan, juga membantah cuitan Mahfud MD.
Hasil gambar untuk struktur front santri DPP
Habib Ali Alhinduan atau pemilik akun @alialhinduan juga menulis dirinya sebagai Ketua Bidang Dakwah DPP Front Santri Indonesia (FSI) & Pengasuh LPD Albahjah IV Kalimantan Barat (Kalbar).

Menurut Ali Alhinduan melalui akun twitternya, ada hadist yang menyebutkan bahwa perpedaaan orang Muslim dan Non-Muslim adalah salat.

@alialhinduan Replying to @mohmahfudmd: Ada Hadits lain lagi pak, Perbedaan antara orang Muslim dan Non Muslim adalah solat.

Mahfud MD kemudian memberikan jawaban atau penjelasan atau cuitan Habib Ali itu dari kacamata fikih.

@mohmahfudmd Retweeted Habib Ali Alhinduan: Pastilah kalau itu. Ini kan ritual, masak sama? Tp arti salat scr lughah adl doa (asshalaah = addu'aa) yg dlm bhs Indonesia artinya "bersembahyang".

Orng yg akan beribadah ke masjid, ke gereja, ke vihara, ke klenteng dlm bhs Indonesia jg disebut pergi bersembahyang.



 Menurut Mahfud MD‏, dalam fiqih Islam, salat bisa diartikan sebagai doa dan bisa juga diartikan sebagai bacaan dan gerakan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

@mohmahfudmd: Dlm Fiqh Islam ada arti shalat begini: 1) Lughowi: "ashshalaah = addu'aa" (Salat = Doa); 2) Ishthilahi: "Ashshalaah = aqwaal wa af'aal muftahhatun bittakbiir wa mukhtammatun bittasliim" (Bacaan dan gerakan yang dimulai dgn takbir dan diakhiri dgn salam).


Mahfud MD kemudian menjelaskan siapa dirinya untuk menjawab pertanyaan netizen.

Mahfud mengaku pernah belajar di sebuah pondok pesantren di Madura dan juga pernah kuliah di jurusan sastra Arab, Universitas Gajah Mada (UGM).

@mohmahfudmd Retweeted Ahmad lee kwan chong: Ahli betul sih, tidaklah. Sekedar bisa. Sy pernah belajar itu di ponpes di Madura, pernah belajar itu di PHIN Yogya, pernah belajar itu di FH-UII dan Fak. Sasdaya Jrs. Sastra Arab di UGM Yogya. Jd yg dasar2 sy paham.

Tp kalau yg mendalam bnyk yg jauh lbh ahli, msl, Quraish Shihab

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive 

Front Santri Indonesia Deklarasi Dukung Prabowo di Pilpres 2019


Front Pembela Islam (FPI) menggelar peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Masjid Amaliyah, Bogor, Jawa Barat. Selain memperingati Hari Santri, acara ini sekaligus memperingati milad pertama Front Santri Islam (FSI), organisasi bentukan FPI.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto hadir dalam acara ini. Prabowo yang tiba pada pukul 21.15 WIB disambut dengan teriakan takbir dari para santri yang hadir. 

"Allahuakbar, Allahuakbar, Prabowo, Prabowo, Prabowo," teriakan para santri dengan mengacungkan dua jari, di lapangan Masjid Amaliyah, Bogor, Senin (22/10).

Prabowo datang dengan mengenakan pakaian koko putih dengan kopiah hitam. Dia didampingi Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Dalam acara ini, Prabowo mendapatkan dukungan dari anggota FSI yang menyebut diri sebagai 'santri militan' di Pilpres 2019. Dukungan ini diberikan berdasarkan hasil ijtima ulama dan komando dari Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab.

"Kita mengawal Pak Prabowo Subianto. Siap memenangkan Prabowo? Takbir," kata Ketua Imum FPI KH Ahmad Sobri Lubis.

"Prabowo Subianto telah diamanati oleh ulama se-Indonesia untuk maju jadi capres Indonesia yang akan datang," tambah Sobri.

Ahmad Sobri Lubis mengatakan bahwa Santri memiliki peran penting dalam kondisi politik di Indonesia. Mulai dari saat memperjuangkan kemerdekaan hingga di era saat ini. Melihat kondisi saat ini, ia mengatakan sudah saatnya santri bangkit untuk menyelamatkan Indonesia.

"Hari ini Indonesia yang kita rasakan sudah di ambang kehancuran, maka saatnya ulama dan santri bangkit untuk selamatkan Indonesia," ujar Sobri.

"Melalui kesempatan ini, kita eratkan persatuan kita insyaallah kita perjuangkan hasil ijtima ulama calon pemimpin masa depan Prabowo Subianto," pungkas Ahmad Sobri Lubis.

Dalam acara ini turut hadir sejumlah tokoh agama, mulai dari Habib Muhammad Hanif Al-Athos, Habib Muchsin Bin Zain Al-Athos, KH Maksum Hasan, Buya KH Ahmad Qurtubi, Ustaz Haikal Hasan, Habib Nabil Al-Habsy, dan ulama lainnya. Kumparan

Subscribe to receive free email updates: