Intip Instagram Kerabat Prabowo yang Ditangkap Karena Diduga Bobol ATM BCA, Ada Foto Ini


POLDA Metro Jaya membenarkan telah menangkap seorang pria bernama Ramyadjie Priambodo terkait pembobolan ATM Bank Central Asia (BCA). Belakangan, Gerindra mengakui pria itu masih kerabat Prabowo Subianto.

Tak banyak informasi di dunia maya terkait Ramyadjie ini selain yang bersangkutan adalah Bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar), organisasi sayap Partai Gerindra.
Di situs profesional Linkedin, Ramiadjie menyebut dirinya Lulusan UNSW di Sidney bidang perbankan dan keuangan.
Selain itu, Ramyadjie juga menyebut dirinya adalah Direktur di PT Asiabumi Petroleo yang bergerak di bidang ekplorasi minyak dan gas bumi. Perusahaan ini berkantor di Jalan Sudirman, Jakarta.
ramyadjie
Congrats Aryo & Sachi.. please make a new playmate for Zia asap
Lantas, bagaimana hubungannya dengan Prabowo? Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Ramiadjie bukan keponakan langsung Prabowo, melainkan kerabat jauh.
"Enggak tahu anak dari siapa. Bukan keponakan langsung. Makanya namanya enggak pakai Djojohadikusumo," kata Dasco seperti dikutip Tempo.co, Minggu, 17 Maret 2019.
Penelusuran Bizlaw.Id di Instagram menemukan Ramyadjie memajang foto dirinya menghadiri pernikahan keponakan Prabowo, Aryo Djojohadikusumo. Aryo adalah anggota DPR RI yang merupakan anak Hashim Djojohadikusumo, adiknya Prabowo.
Dalam postingan lain, Ramyadjie memasang foto dirinya di acara BNI, sembari memberi keterangan, “BNI acara nyekar tahunan eyang Margono Djojohadikusumo.”
ramyadjie
BNI acara nyekar tahunan eyang Margono Djojohadikusumo
Diketahui, Margono Djojohadikusumo adalah pendiri BNI dan merupakan kakek Prabowo.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan Ramyadjie ditangkap di jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, pada 26 Februari 2019.
“Tersangka berinisial RP," katanya, merujuk pada mana Ramyadjie Priambodo.
Argo mengatakan, RP berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di kawasan Menteng Jakarta Pusat.
"(Penangkapan RP) sesuai dengan Laporan Polisi tertanggal 11 Februari 2019," kata Argo.
Menurut Argo, pembobolan ATM BCA dilakukan dengan teknik skimming atau pencurian data nasabah.
"Dia menduplikat PIN. PIN-PIN-nya orang itu diduplikat, dia kemudian masukkan ke ATM warna putih, diambil dari ATM," kata Argo.
"Kerugian (korban) Rp300 juta," tambah Argo.
Saat ini Ramyadjie yang telah berstatus sebagai tersangka sudah ditahan di Polda Metro Jaya.
"Sudah, sudah (tersangka). (Sangkaan) ITE-lah, pencurian juga ada," ucap Argo.
Barang bukti yang diamankan berupa satu masker yang digunakan pelaku saat beraksi di ATM. Selain itu, ada satu ATM, dua ATM warna putih yang sudah ada duplikasi data, laptop, hp dan peralatan skimming.
Bizlaw.id

Subscribe to receive free email updates: