Astaga, Pidato Lantang sambil Lempar Mikrofon ke Atas, Amien Rais Sambil Bilang Begini

Popnesia.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, memberikan pernyataannya terkait Pilpres 2019.

Amien dengan lantang menyuarakan '2019 ganti presiden' pada pidatonya.

Hal tersebut ia ucapkan saat hadir dalam acara 212 Award di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

Potongan pidatonya tersebut juga diunggah ke akun Instagram resminya, @amienraisofficial, Minggu (6/1/2019).

Terlihat Amien yang mengenakan kopiah berwarna hitam.

Ia jugamemakai busana batik dengan paduan warna biru putih.

Dengan lantangnya, ia menyamapian optimisme terkait Pilpres 2019.

"Insya Allah ganti presiden," katanya.

Seusai mengucapkan pernyataannya tersebut, Amien pun beraksi dengan melemparkan mikrofon ke atas lalu menangkapnya lagi.

Pidato Amien Rais ini juga sempat mendapat beragam tanggapan dari sejumlah warganet.

"Insha Allah 2019 Ganti Presiden.

Like yang setuju! (last part, part 6)," bunyi caption yang tertulis pada unggahan.


Simak pidatonya di bawah ini:

Sebuah kiriman dibagikan oleh Mohammad Amien Rais (Official) (@amienraisofficial) pada

 Sementara itu, melansir dari Tribunnews.com, Amen juga sempat memberi komentar terkait foto pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Foto keduanya sama-sama mengenakan baju koko putih serta kopiah hitam pada lembar surat suara.

Amien pun menyampaikan harapannya pada calon presiden petahana tersebut.

“Pokoknya Pak Jokowi Insya Allah kalah, gitu aja,” ujar mantan Ketua MPR RI itu.

Sementara itu saat ditanya soal isu bohong tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos yang saat ini tengah hangat, Amien Rais mengaku tak mengetahui isu tersebut.

“Saya tidak mengikuti isu itu, saya dari Yogyakarta tidak baca koran,” ungkapnya.

Kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden telah menetapkan pakaian yang digunakan untuk keperluan foto di kertas surat suara.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam.

Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengenakan setelah jas, dasi, dan kopiah hitam.

Didesak Mundur dari PAN

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengundurkan diri.

Amien dianggap telah melanggar prinsip-prinsip dasar pendirian partai.

Lima orang pendiri PAN tersebut adalah Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, dan Zumrotin.

Desakan itu disampaikan melalui surat terbuka tertanggal 26 Desember 2018.

Dalam surat itu, kelima pendiri PAN itu mengatakan surat dibuat pasma memerhatikan perkembangan kehidupan politik di Indonesia.


Terutama perjalanan politik Amien Rais bersama PAN maupun secara personal.

"Untuk itu barangkali sudah saatnya Saudara (Amien Rais) mengundurkan diri dari kiprah politik praktis sehari-hari, menyerahkan PAN sepenuhnya ke tangan generasi penerus, dan menempatkan diri Saudara sebagai penjaga moral dan keadaban bangsa serta memberikan arah jangka panjang bagi kesejahteraan dan kemajuan negeri kita," tulis surat terbuka tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com 

Subscribe to receive free email updates: