Gara Gara Ini, Bawaslu Nyaris Bubarkan Kampanye Sandiaga Uno dan Minta Warga Gulung Tikar


Popnesia.com - Peristiwa tidak menyenangkan terjadi ketika Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno menggelar dialog warga dari perwakilan Desa Klaten Utara di Jalan RT 12/06 Jemawan Kecamatan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (29/12/2018) malam.

Kampanye Sandi hampir dibubarkan Bawaslu lantaran terlambat datang.

Peristiwa itu terjadi sesaat Sandi tiba di lokasi kampanye. Begitu turun dari mobil untuk menyapa warga, Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten, Arif Fatckhurahman menghampirinya, meminta agar sosialisasi dipercepat, termasuk menggulung karpet atau tikar yang digelar warga untuk mendengar dan berdialog dengan Sandi.

Arif menilai jadwal Sandi molor, karena di jadwal tertulis pukul 18.00 WIB hingga pukul 19.30 WIB.

Sementara, Sandi tiba di lokasi sosialisasi pukul 19.28 WIB. Arif menganggap tidak sesuai dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTP).

Jadwal Sandi hari itu agak molor, karena mengikuti Haul Habib Ali Al Habsyi di Masjid Riyadh Pasar Kliwon. Sedianya Sandi berada di sana hanya dua jam, tetapi menjadi lima jam.

Sehingga, jadwal sosialisasi Sandi di sebanyak delapan titik sosialisasi wilayah Klaten sepanjang Sabtu (29/12/2018) pun akhirnya menyesuaikan.

“Jadi Pak kalau bisa, karena sudah melewati waktu dan ini jalan umum, kami minta karpet atau tikar di gulung saja. Panggungnya tidak apa-apa karena masih bisa dilewati,” kata Arif.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun melihat jalan yang ditunjuk Arif.

Warga memasang tenda dan ratusan warga dari perwakilan desa, sudah duduk manis di tikar.

Sebelum memulai dialog, di atas panggung, Sandiaga pun membicarakan keberatan Arif kepada warga. Sandi pun meminta maaf karena datang terlambat.

“Mohon maaf saya datang terlambat, Bawaslu daerah ada yang ingin disampaikan. Kita taat hukum, Pak Arief dari Bawaslu silakan,” kata Sandi memberikan mic kepada Arif.

Arif pun mengulangi pernyataannya kepada Sandi kepada warga.

Warga sempat mengeluarkan suara kecewa namun tetap menggulung tikarnya.

“Maaf ya jadi harus berdiri,“ kata Sandi.

Sandi pun melanjutkan dialognya. Pada kesempatan itu dia menyatakan, kalau dirinya bersama Prabowo Subianto akan fokus pada pembangunan Ekonomi.

Termasuk mendengar dan memberikan solusi kepada para peternak ayam dan petani yang mengaku kebidupannya semakin sulit. (wartakota)

Subscribe to receive free email updates: