Viral, Pidato Prabowo Sebut Tampang Boyolali Tidak Sanggup Masuk Hotel Mewah Di Jakarta

Hasil gambar untuk pidato prabowo
Popnesia.com - Nggak sengaja saya lihat video pidato Prabowo di timeline teman. Pidato dia tentang hotel-hotel mewah di Jakarta, dan tentang orang-orang yang tidak sanggup memasukinya. Terus terang, saya kasihan melihatnya. Kasihan melihat Prabowo mencoba memainkan lakon yang tidak bisa ia perankan.

Ia mencoba memerankan tokoh yang berpihak pada rakyat kecil. Ia bukan rakyat kecil. Ia tak pernah jadi rakyat kecil sepanjan hidupnya. Alih-alih menunjukkan simpati, pidato itu tampak seperti ejekan kepada para pendengarnya: kalian tak pernah masuk ke hotel mewah, kalian tak sanggup. Kalau itu diucapkan oleh sesama rakyat kecil, itu akan jadi satire yang getir. Keluar dari mulut Prabowo, ucapan itu benar-benar menjadi ejekan yang merendahkan.

Bukan cuma bukan rakyat kecil. Prabowo jelas bukan orang yang peduli dan bisa berempati pada rakyat kecil. Ke mana-mana ia lebih sering naik pesawat pribadi. Kita tak akan menyaksikan dia duduk di kelas ekonomi. Maka pidato Prabowo yang mengomeli kemewahan itu adalah pidato yang mengomeli dirinya sendiri. Lantas, siapa yang sedang ia kritik dengan pidato itu? Di mata orang yang berakal, Prabowo tampak seperti orang yang sedang mandi air comberan di depan banyak orang.

Belum lagi usaha-usahanya untuk melucu saat menyebut nama-nama hotel mewah. Tidak tampak natural, juga tidak lucu. Itu banyolan konyol sekelas Tarsan Srimulat.

Prabowo tampak lelah, tak punya energi saat berpidato. Jangankan energi intelektual untuk berpikir menuangkan pidato cerdas, sekadar untuk berkata-kata pun ia sudah tampak lelah. Ia tak bisa berbohong pada usianya.

Kenapa sih masih memaksakan diri bertarung di Pilpres? Karena ingin mencatatkan rekor sebagai yang paling banyak ikut Pilpres? fb : Kang Er Ha

Subscribe to receive free email updates: