Warga Ungkap Kebohongan Anies soal 24 Meninggal di Kampung Akuarium Akibat Penggusuran Di Era Ahok

Kata Anies, 24 Orang Meninggal Setelah Kampung Akuarium Digusur Dua Tahun Lalu
Popnesia.com - Di Kampung Akuarium, Anies Baswedan Sebut 24 Warga Meninggal Sejak Digusur 2 Tahun Lalu Pada Era Ahok

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan ada puluhan warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara yang meninggal dunia akibat penggusuran paksa yang dilakukan dua tahun silam.

2 tahun lalu, Kampung Akuarium digusur oleh Gubernur DKI sebelumnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Di dua tahun perjalanan ini, ada 24 orang yang meninggal di tempat tanpa adanya perlindungan yang baik. Kalau panas ke panasan, kalau hujan ke hujanan,” ungkapnya saat berada di lokasi, Sabtu (14/4/2018).

Dalam kesempatan itu, Anies juga mengenang ketika dirinya bertemu dengan seorang ibu di Kampung Akuarium yang harus kehilangan anak dan suaminya dalam waktu hampir bersamaan.

“Saya bertemu dengan seorang ibu yang pada waktu itu saya kunjungi, anaknya tidak lama kemudian wafat. Ibu itu kehilangan anak dan kehilangan suami bahkan anak yang masih ada pun putus sekolah,” katanya.

“Kalau ditanyakan penderitaan, maka cobaan yang dihadapi itu komplit. Ibu mana yang pernah membayangkan, melahirkan anaknya lalu menguburkan anaknya? Nggak ada dan ibu ini mengalami dia melahirkan dan dia menguburkan,” ucap Anies.

Mendengar cerita Anies, Sukarti (45) pun langsung menghampiri Anies usai memberi sambutan. Sukarti tidak menyangka Anies masih mengingat penderitaan yang dulu pernah dialami.

Sukarti langsung mencegat Anies dan mencium tangan orang nomor satu di Jakarta tersebut. Air matanya mengalir tak terbendung menceritakan nasibnya yang sekarang hanya tinggal berdua dengan anak laki-lakinya yang putus sekolah.

“Anak saya, Eka Juanti (23) meninggal karena sakit kalium dan kekurangan gizi pada 2 Mei. Nggak lama suami saya, Juang (42) meninggal karena menderita sakit paru-paru pada 5 Desember,” ungkapnya.

Sukarti pun berharap agar anaknya yang putus sekolah karena tidak ada biaya saat menginjak kelas 1 SMP, bisa kembali menimba ilmu. Ia pun sedang mencari pekerjaan demi menyambung hidupnya dan anaknya.


“Kondisi sekarang bikin saya ada sedih ada senang, sedih karena nggak ada suami dan anak tapi senang juga karena sudah ada shelter dan dapat tempat tinggal yang layak. Saya juga berharap anak saya bisa kembali sekolah,” tutupnya. (tribunnews)

Warga Klarifikasi Anies soal 24 Meninggal di Kampung Akuarium

Warga Kampung Akuarium membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut 24 warga meninggal dunia karena tinggal di bekas penggusuran. 

Bantahan itu disampaikan salah satu tokoh masyarakat Kampung Akuarium, Upi Yunita saat disambangi di wilayah perkampungan Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (17/4).

Upi mengakui ada 24 warga yang meninggal, tapi bukan karena faktor tinggal di atas tanah gusuran.

"Memang benar ada 24 yang meninggal dunia, tapi jangan disebabkan karena tergusur terus meninggal. Orang yang meninggal itu memang sudah habis umurnya bukan karena tinggal di wilayah bekas penggusuran," ujarnya saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.

Upi mengatakan, dari 24 yang meninggal, hanya satu orang yang meninggal karena serangan jantung usai menerima surat peringatan (SP) penggusuran kala itu. Selebihnya, kata Upi, memang karena faktor usia dan penyakit yang dideritanya.

"Itu yang kena serangan jantung pada saat SP satu saja dia terkena serangan jantung, karena penggusuran," lanjut Upi.

Ia juga mengungkapkan ada beberapa warga Kampung Akuarium yang meninggal saat sudah dipindah ke Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Marunda, Jakarta Utara.

Satu warga balita berumur empat tahun meninggal karena terjatuh dari lantai empat rusun tempat tinggalnya. Kemudian beberapa warga lainnya yang tinggal di rusun meninggal karena sakit dan usia yang sudah tua.

"Ada yang meninggal di Rusun dan bahkan ada yang jatuh dari lantai empat rusun. Kemudian karena dia sudah tua dan ada penyakit. Jadi bukan orang sehat terus tiba-tiba meninggal, enggak," tutur Upi.

"Toh saya tinggal di bekas penggusuran selama dua tahun sehat-sehat saja, kalau begitu (merujuk pernyataan Anies) kami juga harusnya ikut meninggal dong," lanjut Upi.

Pernyataan Upi tersebut menyusul ucapan Anies Baswedan yang menyebut 24 warga Kampung Akurium meninggal tanpa ada perlindungan yang baik setelah digusur pada April 2016 silam. Anies menyebut warga dibiarkan saja hidup di antara puing-puing bekas penggusuran.

Pernyataan bertolak belakang dengan Upi disampaikan Koordinator Wilayah Kampung Akuarium, Dharma Diani (41). Dia membenarkan pernyataan Anies. Diani menyebut ke-24 warga yang meninggal itu rata-rata karena sakit karena tinggal di bekas penggusuran.

Ia menyebut kualitas hidup yang rendah di tempat bekas penggusuran menjadi salah satu faktor yang menyebabkan warganya meninggal. Selain itu tingkat stress yang tinggi akibat penggusuran juga menjadi penyebab kematian warganya tersebut.

Menurutnya 24 orang meninggal dunia dalam kurun dua tahun di satu kampung bukanlah hal yang wajar. Bahkan, ucap Diani, ada dua warga yang meninggal dalam kurun waktu berdekatan.

"Oleh karena itu kami minta ke Pemerintah Provinsi untuk membangun Shelter, dan Alhamdulillah semenjak dibangun kualitas hidup kami meningkat dan sudah tidak ada lagi kasus kematian semenjak itu," ucap Diani kepada CNNIndonesia.com.

Selter dan Tenda Pengungsian

Selama hampir dua tahun sejak Kampung Akuarium digusur, sebagian warga korban gusuran tinggal di tenda pengungsian dan rumah-rumah bedeng yang dibuat secara swadaya. Menurut Diani kondisi tempat tersebut kurang layak untuk ditinggali.

Warga Kampung Akuarium tinggal di antara puing-puing bekas penggusuran. Namun, sejak Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan pembangunan shelter sementara, kata Diani, sebagian besar warga kini sudah tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.

Pemprov DKI Jakarta membangun 90 shelter untuk tempat tinggal warga sampai penataan Kampung Akuarium selesai. Pantauan CNNIndonesia.com, 90 shelter tersebut sudah terisi penuh. Meski di sisi lain, kenyataannya tak semua warga bisa menempati shelter dan terpaksa tetap tinggal di tenda pengungsian. (viva.co.id)

Subscribe to receive free email updates:

7 Responses to "Warga Ungkap Kebohongan Anies soal 24 Meninggal di Kampung Akuarium Akibat Penggusuran Di Era Ahok"

  1. Nikmati Bonus Menarik Dari Bolavita Sekarang...
    -Nikmati Bous New member 10%
    -Nikmati Bonus Cashback Hingga 10%
    -Nikmati Juga Bonus jackpot Hingga Ratusan juta Rupiah Setiap harinya...

    Info Lengkap Hubungi:
    WA : 081377055002
    Line : cs_bolavita
    BBM: D8C363CA (NEW)

    TERIMA KASIH ^_^

    BalasHapus
  2. Negara Filipina Sangat Dikenal Dengan Kota Terbesar yang Mengakses Situs Judi Ayam Dari Offline Maupun Online, Bolavita Adalah Salah Satu Dari Agen Terbesar Situs Judi Sabung Ayam Online, Kami Ingin Menawarkan Product Sabung ayam Sv388 & S128 : REGISTER Gratis Dengan Cara berkunjung di Agen Sabung Ayam Online , Min Bet 20ribu, BBM: D1A1E6DF/ Wa: 081377055002/ Line: cs_bolavita

    BalasHapus

  3. Tonton PIALA DUNIA 2018 dan Menangkan Taruhanmu DISINI !! Siapa Jagoanmu ??

    BalasHapus
  4. Negara Filipina Sangat Dikenal Dengan Kota Terbesar yang Mengakses Situs Judi Ayam Dari Offline Maupun Online, Bolavita Adalah Salah Satu Dari Agen Terbesar Situs Judi Sabung Ayam Online, Kami Ingin Menawarkan Product Sabung ayam Sv388 & S128 : REGISTER Gratis Dengan Cara berkunjung di www.sabungayam.in Min Bet 20ribu, BBM: D1A1E6DF/ Wa: 081377055002/ Line: cs_bolavita

    BalasHapus
  5. Anda Bingung Ingin Mencari Bandar Terpercaya & Proses Dana Serba Cepat Dengan Nominal Berapa Pun Pasti Di Bayar, Nih, Kami Referensikan Agen BOLAVITA Serba Cepat & Melayani Dengan Sopan Santun Dan Baik, Agen BOLAVITA Juga Menyediakan Banyak Game Online Yang Dapat Menghibur Anda Dengan Nominal deposit hanya 50ribu Dapat Bermain Semua Game'a, Adalagi Nih gan, bolavita Memberikan Bonus New Member 10%, Bonus Setiap Deposit 5%, Cashback 10% Dan Berbagai Bonus Lain'a lho gan. Bolavita Juga Menyediakan Game SABUNG AYAM Online Bertaji Dengan Pertandingan LIVE lho gan Di Agen Sabung Ayam Online | BBM: BOLAVITA | WA: 081377055002 | Line: cs_bolavita | Pendaftaran GRATIS gan

    BalasHapus
  6. Negara Filipina Sangat Dikenal Dengan Kota Terbesar yang Mengakses Situs Judi Ayam Dari Offline Maupun Online, Bolavita Adalah Salah Satu Dari Agen Terbesar Situs Judi Sabung Ayam Online, Kami Ingin Menawarkan Product Sabung ayam Sv388 & S128 : REGISTER Gratis Dengan Cara berkunjung di www.ayamsabung.com Min Bet 20ribu, BBM: D1A1E6DF/ Wa: 081377055002/ Line: cs_bolavita

    BalasHapus