Amankan 6 Terduga Pasangan Mes*m, 4 Anggota FPI Ditangkap Polisi, Lantaran.....

FPI
aksi damai
Empat anggota Front Pembela Islam (FPI) Klaten diamankan polisi. Hal ini terjadi, mereka melakukan aksi sosial, kemudian melakukan penyisiran dan menangkap terduga pasangan mes*m, di salah satu hotel di daerah Klaten, Jateng.

Ihwal adanya kejadian ini berawal saat mereka melakukan aksi sosial dengan membagikan 250 kotak nasi, kepada tukang becak, tukang ojek dan kaum dhuafa di sekitar Alun Alun Klaten pada hari Jum’at (22/12).

Setelah melakukan aksi sosial, Sudarno Alias Ustad Sulis bersama tiga rekannya berinisiatif guna melaksanakan aksi amar ma'ruf nahi munkar, yakni melakukan monitoring di Hotel Srikandi, Klaten, Jawa Tengah.

Pemantauan ini berjalan damai. Ustad Sulis dan 3 orang rekannya berhasil menciduk 6 terduga pasangan mes*m, lebih mengejutkan lagi salah satunya merupakan oknum kepolisian. Namun atas aksinya ini, Sulis dan koleganya kemudian dibawa ke kantor polisi terdekat guna menjalani proses hukum.

Pengacara Bantuan Hukum Front (BHF) DPP FPI, Aziz Yanuar menuturkan, penangkapan terhadap Sulis dan rekan terjadi akibat pihak hotel melaporkan mereka atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.

"Ustad Sulis dan ketiga laskar FPI lainnya ditangkap lantaran laporan dari Hotel Srikandi dengan dugaan melanggar pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan," ungkap Aziz di Jakarta, Kamis (1/2).

Aziz mengatakan, penangkapan ini dilakukan di depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Klaten, sesaat setelah 4 anggota FPI ini melakukan monitoring terhadap aksi geng motor di sekitar area tersebut.

"Tiba-tiba ditangkap pihak aparat kepolisian, persis di depan Gedung Pemda Klaten dan langsung dibawa ke Polres Klaten," imbuh Aziz.

Aziz menyesalkan aksi penangkapan ini, pasalnya 4 anggota FPI ini telah membantu aparat dalam memberantas perzinahan. Mereka juga turut serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman kekerasan geng motor.

BHF menegaskan akan terus mengawal proses hukum 4 anggopa FPI ini. Aziz mengatakan akan menempuh beberapa langkah hukum seperti praperadilam, hingga permohonan penangguhan penahanan untuk mereka.

"BHF akan melakukan upaya-upaya hukum, diantaranya praperadilan dan penangguhan penahanan," pungkas Aziz.

Sebagai informasi tambahan, 4 orang anggota FPI yang ditangkap terdiri dari Sudarno alias Ustad Sulis, Angga Ary Tinarko, Gatot Teguh Santoso dan Suroto alias Sukar. Mereka merupakan anggota FPI Klaten.


Kronologi Polisi Tangkap 4 Anggota FPI Usai Amankan 6 Pasangan Mesum



Kejadian tidak mengenakan menimpa 4 orang anggota Front Pembela Islam (FPI) Klaten, Jawa Tengah. Kejadian bermula dari aksi sosial membagikan 250 bungkus makanan kepada kaum duafa, tukang ojek, dan tukang becak di sekitar alun-alun Klaten pada Jumat (22/12).


Setelah aksi sosial itu, 4 anggota FPI terdiri atas Sudarno Alias Ustad Sulis, Angga Ary Tinarko, Gatot Teguh Santoso, dan Suroto atau disapa Sukar, melakukan aksi pemberantasan perzinaan. Aksi dilakukan dengan melakukan pengawasan di Hotel Srikandi, Klaten, Jawa Tengah.

Pengacara DPP FPI, Aziz Yanuar mengatakan, Laskar FPI tidak melakukan perbuatan anarki selama melakukan aksi ini. Dari Hotel Srikandi, mereka berhasil mengamankan 6 terduga pasangan mes*m dan salah satunya aparat kepolisian. Para pelaku kemudian dilaporkan ke kantor polisi terdekat.

"Ustad Sulis kemudian melaporkan kepada aparat Polsek Prambanan dan menyerahkan semua KTP terduga pelaku agar aparat kepolisian segera melakukan tindakan hukum kepada mereka," ungkap Aziz di Jakarta, Kamis (1/1).

Sekitar pukul 22.00 WIB di hari yang sama, Ustad Sulis menyambangi Polsek Prambanan guna memberikan keterangan terkait aksi ini. Pemeriksaan selesai sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (23/12).

Pada Sabtu malam harinya, Laskar FPI bersama berbagai Ormas Islam gabungan seperti KOKAM, FJI, FKAM, FUI, dan lain-lain, melakukan amar ma’ruf nahi munkar, berupa monitoring Geng Motor Klitih yang sangat meresahkan masyarakat.

Saat melakukan aksi ini, secara tiba-tiba aparat kepolisian mendatangi Ustad Sulis dan kawan-kawan. Tak lama berselang mereka langsung diciduk dan dibawa ke Polres Klaten.

"Tiba-tiba ditangkap pihak aparat kepolisian, persis di depan Gedung Pemda Klaten dan langsung dibawa ke Polres Klaten," imbuh Aziz.

Setelah ditelusuri, Ustad Sulis dan ketiga laskar FPI lainnya ditangkap lantaran laporan dari Hotel Srikandi dengan dugaan melanggar pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Aziz mengatakan, hingga kini keempat anggota FPI tersebut telah dipindahkan penahanannya dari Polres Klaten ke Polda Jawa Tengah. Ia akan terus membantu proses hukum 4 anggota FPI hingga tuntas. Langkah terdekat sendiri akan mengajukan praperadilan dan penangguhan penahanan.

"Bantuan Hukum Front (BHF) akan melakukan upaya-upaya hukum, di antaranya praperadilan dan penangguhan penahanan," pungkas Aziz.jawaban

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Amankan 6 Terduga Pasangan Mes*m, 4 Anggota FPI Ditangkap Polisi, Lantaran....."

Posting Komentar