Tamparan Keras untuk Anies-Sandi Dari Warga DKI Soal Penerapan Becak, Mak Jleb Banget

Foto Rudi S Kamri.

Surat terbuka untuk Anies Baswedan :
Kepada Yth.
Sdr. ANIES BASWEDAN
di
Jakarta
Hal: JANJIMU MENYENGSARAKANKU
Ass.wr.wb.
Pertama saya sampaikan salam hormat dan doa kiranya anda diberikan hidayah kelurusan hati dan akal sehat dalam menjalankan amanah 58% rakyat Jakarta.
Bung Anies,
Maaf perlu saya sampaikan bahwa saya bukan pemilih anda dan insyaallah saya konsisten tidak akan pernah memilih anda sampai hayat di kandung badan. Ini jelas yang membedakan saya dengan anda, yaitu konsistensi sikap !!!
Saya tahu pasti dulu anda begitu galak dan garang menjelek-jelekan Prabowo dan FPI tapi dalam hitungan kurang 2 tahun anda berbalik 180° memuja dan menghamba kepada mereka demi sebuah kekuasaan semata. Saya tahu juga dulu anda mengutarakan pemikiran 'merajut tenun kebangsaan' tapi demi tahta anda menjilat ludah sendiri dengan merobek tenun kebangsaan dan merusak keberagaman.
Bung Anies,
Kali ini saya tidak akan membahas sikap inkonsistensi anda atau banyak hal tentang kebijakan anda yang aneh-aneh. Tapi saat ini saya hanya akan fokus membahas satu masalah, yaitu rencana anda untuk mengoperasikan kembali angkutan BECAK.
Saya tahu pasti klausul BECAK ini jelas tercantum pada Perjanjian Politik anda dengan sekelompok warga Jakarta saat anda kampanye. Jadi saya simpulkan di awal bahwa penerapan kebijakan "becakisasi" ini sejatinya hanya sekedar MENUNAIKAN JANJI KAMPANYE anda semata, bukan karena alasan lain.
Kesimpulan saya di atas tegas membantah argumen awal anda yang mengatakan bahwa becak masih diperlukan untuk angkutan masyarakat di pemukiman dan bla bla bla bla......
Bukan juga seperti pemaparan ANEH DAN GAK NYAMBUNG dari Wakil Gubernur anda yang gagah gemulai dan omongannya susah dimengerti itu. Dia dengan bodohnya menceritakan pengalamannya naik becak yang digunakan sebagai angkutan wisata di New York.
Coba simak Bung Anies, nyambung gak pemaparan alasan anda bahwa becak masih diperlukan sebagai angkutan di pemukiman dan tidak akan di jalan protokol dengan pemaparan wakil anda ? Duuuh nemu dimana sih wakil kayak gitu? Apa karena hanya dia berani setor 108 M saja ?
Kembali ke masalah BECAK.
Tidakkah anda dan TGUPP anda punya ide yang sedikit lebih cerdas dan bermartabat untuk mengatasi masalah angkutan massal di pemukiman selain moda angkutan becak?
Tidakkah anda dan tim anda berpikir dampaknya antara lain :
1. Kesemrawutan kondisi lalu lintas di pemukiman akan semakin parah dan menggila dengan adanya becak. Secara teori di atas kertas jumlahnya akan dibatasi tapi dalam prakteknya saya yakin seyakin-yakinnya populasi becak akan sulit terkontrol jumlahnya.
2. Pasti akan terjadi resistensi dan konflik horizontal antara pengemudi becak yang merasa besar kepala karena direstui gubernur dengan pengemudi Opang (Ojek Pangkalan) dan Ojek on-line yang merasa lapak rejekinya diserobot becak.
3. Akan terjadi gelombang arus urbanisasi para tukang becak dari daerah ke Jakarta. Angkutan becak di daerah yang mulai tersingkir karena kemajuan jaman dan teknologi, akan berpindah ke Jakarta. Dan dipastikan pengemudi becak di daerah akan berbondong-bondong pindah ke Jakarta.
4. Dengan mengoperasikan kembali Becak, otomatis anda telah menabrak Perda No 8 th 2007. Dan saya tahu pasti Perda tersebut akan anda cabut. Kalau hal ini anda lakukan, anda telah menimbulkan ketidakpastian hukum dan peraturan di wilayah Ibukota Negara. Ini preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.
Bung Anies,
Jujur saya bingung untuk sekedar menyenangkan sekelompok orang, anda menafikan kemajuan teknologi angkutan massal dan tega kembali ke jaman OLD dengan mengeksploitasi tenaga kerja secara tidak manusiawi.
Tapi disisi lain saya juga meragukan, masak sih anda sebodoh itu ?
■ Jangan-jangan anda sengaja memporak-porandakan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota megapolitan yang milenial, beradab dan berbudaya menjadi kota padat penduduk dan penuh kekacauan.
■ Jangan-jangan anda sengaja memobilisasi dukungan wong cilik dengan mendatangkan sebanyak mungkin orang daerah ke Jakarta untuk tabungan suara Pilpres 2019.
Saya berharap "jangan-jangan" saya di atas SALAH tapi kalau ternyata BENAR, betapa tertipunya 58% pemilih anda. Betapa menderitanya kami-kami yang 42% ini. Dan betapa kasihannya Jakarta !!!
Gubernur kota besar dunia yang lain sudah bergerak ke arah MILENIAL tapi anda justru berbalik ke jaman KOLONIAL. Duuuh.....😭😭
Bung Anies,
Pesan saya, jangan diteruskan program becak ini. Berikan penjelasan yang mendidik kepada pendukung anda. Buat solusi yang lebih manusiawi daripada sekedar solusi bodoh dengan mengeksploitasi tenaga manusia.
Salah satu solusi adalah perbanyak angkutan "Bajaj BBG" di pemukiman dengan pengaturan zonasi wilayah operasi atau jam operasional dengan angkutan ojek yang sudah ada. Atau solusi cerdas lainnya.
Saya tidak tahu surat ini sampai ke anda atau tidak. Tapi saya yakin dengan dibantu 'power of sosmed' minimal akan dibaca para pendukung anda. Mereka pasti akan memaki-maki saya dengan kalimat kasar seperti biasa. Tidak ada masalah. Saya sudah terbiasa, karena saya tahu memang seperti itulah identitas dan ciri khas pendukung anda.
Terimakasih. Wass. wb. wb.
Salam hormat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tamparan Keras untuk Anies-Sandi Dari Warga DKI Soal Penerapan Becak, Mak Jleb Banget"

Posting Komentar