Saksi Kasus Penggelapan Tanah, Jaksa Agung Lontarkan Pernyataan Mengejutkan Soal Sandiaga Uno Menjelang Pemeriksaan Kedua

Image result for sandiaga diperiksa penggelapan
Pemeriksaan lanjutan terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebidang tanah di Curug, Tangerang rencananya dilakukan pada Selasa (30/1/2018) di Mapolda Metro Jaya.
Sandi diperiksa polisi sebagai terlapor. Statusnya masih sebatas saksi. Sementara rekannya yang juga sebagai terlapor, yakni Andreas Tjahjadi telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sandiaga bersikukuh tidak ada pelanggaran hukum dalam penjualan tanah tersebut. Pasalnya, tanah sebagai syarat likuidasi perusahaan PT Japirex dimana Sandi mengemban jabatan sebagai komisaris utama dan pemegang saham.
"Saya yakin, haqqul yakin bahwa saya tidak terlibat dalam tindakan melawan hukum dan itu (Japirex) sudah dibekukan dan ini murni perdata," ujar Sandiaga kepada wartawan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/1/2018).
Namun, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menilai, peluang Sandi menjadi tersangka tetap ada. Tergantung sejauh mana Wakil Gubernur memiliki andil dalam penggelapan uang hasil penjualan.
“Ini kan ada teori sebab akibat juga. Tentu akan didalami, apakah yang dilakukannya juga memiliki andil terhadap terjadinya penggelapan itu. Didukung oleh bukti-bukti yang ada,” ujar dia.
Seperti diketahui, Penganan kasus ini bermula saat Fransiska Kumalawati, kuasa hukum pengusaha Edward Soeryadjaya, melaporkan Andreas dan Sandiaga ke Polda Metro Jaya berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/109/2018/PMJ/Dit Reskrimum tertanggal 8 Januari 2018.
Fransiska mengatakan, 300 meter lahan tanah yang dijual oleh Sandiaga dan Andreas merupakan milik mendiang Happy Soeryadjaya, istri pertama Edward Soeryadjaya. Happy menitipkan lahan itu kepada Djoni Hidayat, salah satu direksi dalam PT. Japirex. Sandiaga disebut membujuk Djoni untuk menjual lahan milik Happy, namun hasil penjualannya tidak diserahkan kepada ahli waris.
Fransiska juga menyebutkan Andreas dan Sandiaga tidak pernah membuat perjanjian untuk penjualan lahan tanah dengan sertifikat bernomor 1020 itu. Bahkan tidak ada Akta Jual Beli (AJB). Tiba-tiba, lahan tersebut telah dijual kepada pihak ketiga.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Saksi Kasus Penggelapan Tanah, Jaksa Agung Lontarkan Pernyataan Mengejutkan Soal Sandiaga Uno Menjelang Pemeriksaan Kedua"

Posting Komentar