Meski Minta Maaf, Polisi Tetap Lakukan ini ke Pemilik Akun Facebook yang Melecehkan Pancasila

Meski Minta Maaf, Polres Malang Tetap Lakukan ini ke Pemilik Akun Facebook yang Melecehkan Pancasila

Jagad dunia sosial baru-baru ini dihebohkan dengan postingan facebook anak berusia 14 tahun yang dinilai melecehkan Pancasila.
Anak itu berinisial VAM (14), warga Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.
Persoalan ini berawal dari postingan VAM di laman facebooknya. Dia menuliskan pancasila seperti ini 
Postingan yang memicu keriuhan di Facebook
Postingan yang memicu keriuhan di Facebook (Facebook)

Postingan tersebut lantas viral di media sosial. VAM bahkan dilaporkan ke polisi gara-gara unggahan yang kemudian ia hapus itu.
ADVERTISEMENT

Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo menuturkan VAM dilaporkan perwakilan masyarakat, Pemuda Pancasila, serta perangkat Desa Tegalsari gara-gara postingan tersebut.
"UPPA Polres Malang akan melakukan pembinaan terhadap gadis VAM yang ternyata hanya lulusan kelas 4 SD tersebut untuk tidak mengulang perbuatanya dan dikembalikan ke masyarakat," kata Sutiyo mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Senin (22/1) sore.
Sutiyo menuturkaan VAM memang sudah ditangkap, tapi ia tidak ditahan. VAM hanya diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi.
Di samping itu, dikatakan Sutiyo, pihak pelapor yakni perwakilan masyarakat dan perwakilan anggota Pemuda Pancasila serta perangkat Desa Tegalsari juga telah menerima permintaan maaf dari terlapor yang memang tidak mengerti akan pelecehan terhadap dasar negara yang sudah dilakukannya.
Dijelaskan Sutiyo, umur terlapor yang belum dewasa juga menjadi pertimbangan dalam langkah pembinaan yang dilakukan UPPA.
Di mana terlapor di medsos hanya ingin mencari ketenaran sesaat dan sensasi saja. "Apa yang dilakukan terlapor merupakan spontanitas di medsos," tambah Sutiyo.
VAM juga berjanji tidak mengulangi perbuatan itu. 
"Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya di facebook, saya minta maaf yang sebesar-besarnya terkait kata-kata saya difacebook yang dianggap melecehkan Pancasila," kata VAM.
Dan yang mengejutkan banyak orang, VAM saat diminta mengucapkan teks Pancasila ternyata sama sekali tidak bisa.
Ia bahkan tidak tahu dan tak pernah hafal bunyi lima butir Pancasila.
(Ahmad Amru/SURYAMALANG.com)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Meski Minta Maaf, Polisi Tetap Lakukan ini ke Pemilik Akun Facebook yang Melecehkan Pancasila"

Posting Komentar