Eksepsi Ditolak Hakim, Jonru Ginting Malah Bilang Begini

Eksepsi Ditolak Hakim, Jonru Ginting Malah Bilang Begini

Terdakwa perkara ujaran kebencian di media sosial Jon Riah Ukur atau Jonru Ginting menyatakan tidak peduli majelis hakim menolak keberatan hukumnya (eksepsi) dalam putusan sela yang dibacakan hari ini.

"Saya tidak terlalu peduli, saya serahkan ke kuasa hukum," katanya Jonru Ginting seusai sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur apda Senin, 22 Januari 2018. "Bagi saya yang penting itu keputusan di akhirat oleh Allah yang maha adil, Allahuakbar!" 


Jonru Ginting, yang mengenakan baju dan peci putih serta sepatu hitam bermerek Vans, pun mengaku bersyukur dengan putusan hakim yang melanjutkan persidangan perkara ujaran kebencian ini. Dia menyatakan selama di tahanan bisa fokus beribadah dan menulis buku.


Hakim Ketua Antonio Simbolon menjelaskan, keberatan yang diajukan pihak Jonru tersebut sudah sesuai dengan pokok perkara sehingga tidak ada masalah dalam dakwaan yang diajukan tim jaksa penuntut umum.

"Sidang akan dilanjutkan pada Kamis, 25 Januari 2018, untuk mendengarkan keterangan saksi dari pihak JPU," ujar Antonio.

Jonru Ginting didakwa berlapis. Dakwaan pertama dijerat dengan Pasal 28 Ayat 2 juncto 45a Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 yang diperbarui menjadi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kedua, dia didakwa dengan Pasal 4 huruf b angka 1 juncto Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Diskriminasi Ras dan Etnis juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Sedangkan yang ketiga, didakwa Pasal 156 juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Jonru Ginting menceritakan pengalamannya selama di tahanan. Dia mengatakan bakal meluncurkan dua buku dalam waktu dekat ini mengenai pengalamannya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Eksepsi Ditolak Hakim, Jonru Ginting Malah Bilang Begini"

Posting Komentar