Ternyata Antasari Azhar tidak Punya Akun Twitter, Berencana Akan Polisikan Pembuat Akun Twitter Palsu Atas Namanya



Healmagz.com – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar marah besar terkait dengan akun twitter palsu di media sosial, yang digunakan untuk menjustifikasi bahwa Ahok adalah korban kriminalisasi, seperti Antasari.

Antasari Azhar berencana mempolisikan pemilik akun Twitter palsu sesegera mungkin agar masyarakat tidak terkecoh dan tidak menjadi korban pembohongan publik melalui media sosial.

“Itu tidak benar sama sekali. Pak Anta (sapaan akrab Antasari Azhar) sangat terganggu, sebab dirinya tidak pernah punya akun, tapi diciptakan seolah-olah punya akun Twitter. Lalu digunakan secara tidak patut untuk kepentingan pribadi dan atau kelompok,” kata Kuasa Hukum Antasari Azhar, Boyamin Saiman kepada Pos Kota, di Jakarta, Rabu (14/12) .

“Perbuatan itu sangat tidak terpuji. Ini sudah kedua kali menimpa Pak Anta. Pertama SMS (pesan singkat) dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran) Nasrudin Zulkarnain, dimana dikesankan Pak Anta yang buat SMS dan ancam Alm. Nasrudin. Padahal, tidak sama sekali dan berakibat Pak harus mendekan di tahanan. Kedua, ya ini akun Twitter,” tambah Boyamin.

Pak Anta yang biasa berpenampailan tenang dan penuh kesabaran, harus mencopot kacamatanya dan membaca berulang tentang penggunaan namanya di media sosial tersebut, dengan perasaan gundah dan berulang-kali menarik nafas dalam-dalam.

Dalam akun Twitter @AntasariAzharID terpampang photo Antasari. “Ramai #SidangAhok, jangan sampai Kriminalisasi terjadi lagi,” tulis akun tersebut.


“Saya tidak ingin membuat gaduh. Saya memilih untuk berkumpul bersama keluarga dan membaca buku,” pesan Antasari saat dihubungi terpisah.

POLISIKAN

“Sungguh perbuatan yang tidak terpuji, karena Beliau dikait-kaitkan dalam dalam sebuah perbuatan untuk menguntungkan pribadi dan atau kelompok dalam sebuah perkara. Beliau tidak bertanggungjawab atas akun itu dan akan akan mempolisikannya, jika tidak segera ditutup.”

Menurut Boyamin, dirinya segera mempolisikan sesuai dengan ketentuan undan-undang, baik dengan instrumen KUHP (Kitab Undang Undang Hukum Pidana) maupun UU Informtika dan Transaksi Elektronik.

“Kita sudah kenyang dalam politik praktis era Orde Baru. Anda-Anda yang saat itu bisa jadi baru duduk di tingkat SMP jangan coba-coba lakukan pembusukan dengan cara tidak elegan. Saya tidak akan biarkan dan kejar dan tuntut sampai kapanpun,” ujarnya.

Boyamin adalah politisi PPP yang sudah terjun di jalan berhadapan dengan rezim Orde Baru bersama Mudrik Sangidu, di Solo, tahun 90-an. Bahkan, pria yang berpenampilan seserhana ini sudah sempat duduk sebagai anggota DPRD Solo.

Sedangkan, Antasari adalah Ketua Dewan Mahasiswa Unsri Palembang saat menuntut kuliah di Fakultas Hukum. Dia juga aktifis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia).

Dia kini dalam proses pembebasan bersyarat, sejak 10 November 2016 setelah menjalani dua pertiga masa pidana selama 18 tahun atas tindakan pembunuhan Nasrudin, yang tidak pernah dilakukan Antasari. (poskota.com).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata Antasari Azhar tidak Punya Akun Twitter, Berencana Akan Polisikan Pembuat Akun Twitter Palsu Atas Namanya"

Posting Komentar