Politikus Gerindra 'Sepelekan' Aksi Kita Indonesia Sebut Hanya Ajang Lucu-lucuan, Aa Gym Sebut Hanya Aksi Tandingan karena Duniawi


 
Aksi Kita Indonesia di Jalan Sudirman-Thamrin, Minggu 4/12/16

 

Healmagz.com  – Politikus Partai Gerindra, Ferry Juliantono meminta polisi untuk membatalkan aksi 412 yang bertajuk ‘Kita Indonesia’. Pasalnya, acara tersebut berpotensi terjadi kericuhan dan tandingan dari aksi 212.

“‎Acara tersebut dikhawatirkan ada upaya untuk membenturkan antar massa pendukung. Gak bermutu juga,” kata Ferry kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

Ferry melanjutkan, aksi yang dilakukan itu dilakukan karena Aksi Bela Islam berpotensi mencederai kebinekaan. Namun, asumsi itu dibantah dengan kedatangan Presiden Joko Widodo.

“Percayalah. Kalahlah itu Aksi Bhinneka Tunggal Ika. Kemarin itu aksi bela agama, jangan dilawan dengan aksi yang mengatasnamakan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Dia sendiri menduga, kegiatan itu akan menjadi ajang lucu-lucuan saja lantaran sepi peminat.

“Orang pada malaslah datang. Gak urgensi kok untuk merawat kebinekaan,” pungkasnya.





Sementara Ustaz Abdullah Gymastiar (Aa Gym) sempat mengomentari munculnya isu gerakan aksi tandingan aksi Bela Islam Jilid III. Menurut Aa Gym, aksi tersebut juga harus dihargai.

"Kita hargai yang akan mengadakan demo tandingan, kelihatannya akan sangat beda rasanya aksi panggilan iman dan aksi karena duniawi," tulis Aa Gym di akun Twitternya, Aa Gym, Sabtu sore.

Sebelumnya, Aa Gym terdecak kagum dengan antusias masyarakat Indonesia yang mengkuti aksi super damai 212. Diperkirakan, lebih dari 5 juta orang tergerak di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 3 juta Muslim yang mengitari Monas.

"Tak pernah terbayangkan siapapun shalat Jumat sebanyak ini, Alhamdulillah Aa bersyukur dan bangga jadi seorang Muslim," tulis Aa Gym.

Hari ini, ribuan orang yang digerakan partai politik menggelar aksi Kita Indonesia di Bundaran HI. Aksi yang disebut sebagai atraksi budaya ini sempat disebut sebagai aksi tandingan aksi 212. Namun, panitia telah membantahnya.

Ketua Panitia, Viktor S Laiskodat mengatakan, acara aksi Kita Indonesia fokus menampilkan kegiatan seni budaya. "Kita atraksi budaya dan refleksi kebangsaan akhir tahun," kata Viktor. Jadi, ia menegaskan tidak ada pengerahan massa besar-besaran untuk aksi Kita Indonesia. (kriminalitas & republika)





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Politikus Gerindra 'Sepelekan' Aksi Kita Indonesia Sebut Hanya Ajang Lucu-lucuan, Aa Gym Sebut Hanya Aksi Tandingan karena Duniawi"

Posting Komentar