Ahok: Jangan Mau Dibodohi, Banjir Rob di DKI Akibat Gravitasi Bukan Reklamasi


Healmagz.com - Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, banjir rob yang terjadi di Jakarta Utara bukan karena reklamasi.
Gubernur DKI Jakarta Basuki mengatakan, reklamasi tidak menyebabkan air laut naik.
"Kalau air laut pasang karena reklamasi, terus air surut karena apa dong? Ada yang gali tanah di laut, gitu? Kalau kamu pakai teori itu berarti kayak kolam akuarium dong," ujar pria yang dikenal dengan nama Ahok itu di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (8/6/2016).
Basuki menanggapi pendapat sejumlah pihak yang mengatakan bahwa reklamasi menyebabkan air pasang naik ke darat.
Ahok menambahkan, jika reklamasi menyebabkan air pasang masuk ke darat, hal itu pasti sudah terjadi di Hongkong, Singapura, dan Dubai. Sebab, negara-negara tersebut juga melakukan reklamasi.
"Saya mau tegaskan masyarakat jangan bodoh, jangan mau dibodohi. Pasang surut itu karena gaya tarik bulan, gravitasi, bukan reklamasi. Lalu, kenapa air muka laut tambah banyak? Itu karena air dalam bentuk es berkurang karena pemanasan global," ujar Ahok.
Sehari setelah jebolnya bagian tanggul di Pantai Mutiara, Penjaringan itu, terjadi peristiwa serupa di Muara Angke pada Sabtu (4/6/2016) malam.
Air pasang yang tinggi merendam empat RT di RW 11 dan sejumlah jalan utama di kompleks pelabuhan terbesar di Jakarta itu.
Akibat tingginya air pasang, pagar pembatas pelabuhan sepanjang 20 meter ambruk.
Air setinggi 1 meter melimpas dan menggenangi permukiman padat tersebut hingga Minggu (5/6/2016).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ahok: Jangan Mau Dibodohi, Banjir Rob di DKI Akibat Gravitasi Bukan Reklamasi"

Posting Komentar