Wah, Dicatut Setya Novanto, Jokowi Gebrak Meja: Ora Sudi! Enak saja menjual nama


Healmagz.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengungkapkan reaksi Presiden Joko Widodo pada saat dirinya melaporkan kasus pencatutan nama yang diduga dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto.

Sudirman menceritakannya dalam sidang Majelis Kehormatan DPR hari ini, Rabu, 2 Desember 2015, di gedung DPR, Senayan, Jakarta. "Pak Presiden mengatakan sambil menggebrak meja, 'Ora sudi! Enak saja menjual-jual nama'," kata Sudirman di hadapan sidang MKD. 


Kemudian, menurut Sudirman, sepekan sebelum dirinya melaporkan kasus ini kepada MKD, 16 November lalu, dia kembali menemui Jokowi dan mengusulkan penyelesaian masalah ini melalui MKD. Alasannya, kasus ini menyangkut salah satu pemimpin DPR. "Pak Jokowi mengatakan, 'Kalau itu yang terbaik, sampaikan saja. Tapi tunggu timing yang baik'," ujar Sudirman. 


Setelah meminta izin kepada Jokowi, barulah Sudirman sowan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta izin mengadukan masalah yang juga menyeret saudagar minyak Mohammad Riza Chalid dan CEO PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin kepada MKD. "Pak JK juga bilang, 'Ya sudah, sampaikan saja ke MKD," ucapnya. 

Bahkan, Sudirman juga berkonsultasi dengan penasehat hukumnya. "Kolega saya juga memberikan nasehat-nasehat yang kemudian meyakinkan saya bahwa ini langkah yang tepat," ujar Sudirman. 

Hari ini, MKD menggelar sidang perdana kasus pencatutan nama Presiden Jokowi yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto. Sidang menghadirkan Sudirman Said sebagai pengadu dan dimulai sekitar pukul 13.15 WIB. Sidang diskors pukul 15.15 untuk ibadah salat ashar. 


ANGELINA ANJAR SAWITRI , tempo.co

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Wah, Dicatut Setya Novanto, Jokowi Gebrak Meja: Ora Sudi! Enak saja menjual nama "