Memanas Lagi, Sahut-sahutan Ahok Vs Lulung Cs Soal Korupsi UPS


Healmagz.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut kecurigannya adamark up pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS) terbukti menyusul penetapan oknum DPRD DKI Jakarta sebagai tersangka. Ucapan Ahok membuat panas telinga Wakil Ketua DPRD DKI Abraham 'Lulung' Lunggana dan kawan-kawan.

Perseteruan panas ini berawal saat tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menetapkan mantan anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, M Firmansyah, dan anggota Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta, Fahmi Zulfikar, sebagai tersangka kasus UPS pada Senin 16 November 2015.

Sebelumnya, Alex Usman dan Zaenal Soleman juga telah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus ini. Alex Usman saat ini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sedangkan berkas Zaenal Soleman telah dilimpahkan ke Kejaksaan tahap pertama pada awal Oktober lalu.

Ahok berpendapat kecurigaannya tentang ada mark up dalam pengadaan UPS tidak keliru dengan penetapan para tersangka tersebut. Pendapat Ahok menuai kritik tajam dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. Ia menyebut justru pihak eksekutiflah yang secara nyata melakukan korupsi.

Menanggapi pernyataan Taufik, Ahok melontarkan 'serangan balasan' dan mengatakan apabila jajarannya terlibat korupsi maka akan banyak oknum DPRD DKI Jakarta yang terjerat. 

Saut-sautan ini bertambah panas ketika Lulung juga ikutan angkat bicara. Politisi PPP ini meminta Ahok tidak sok-sokan menyeret orang dalam kasus korupsi UPS. Ia meminta Ahok berhati-hati dalam ucapannya karena Ahok termasuk orang yang harus bertanggung jawab dalam kasus korupsi UPS. Detik.com

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Memanas Lagi, Sahut-sahutan Ahok Vs Lulung Cs Soal Korupsi UPS"