Terungkap, 'Kesepakatan Berdarah' George W Bush dan Tony Blair Soal Perang Irak


Healmagz.com - Sebuah salinan dokumen sangat rahasia terungkap ke publik terkait adanya kesepakatan antara Presiden AS George W Bush saat itu dan Mantan Perdana Menteri InggrisTony Blair soal perang Irak.
Dokumen yang berjudul Memorandum for The President yang ditulis sebelum pertemuan antara George W Bush dan Blair pada 5 hingga 7 April 2002 di Crawford tersebut mengungkapkan bahwa Tony Blair menyepakati invasi militer AS atas Irak bahkan setahun sebelum serangan itu sendiri dimulai.
Dokumen yang dijuluki 'kesepakatan berdarah' ini sangat mengejutkan bagi warga Inggris, mengingat Tony Blair saat itu mengklaim bahwa dirinya bertemu dengan George W Bush untuk mencari solusi terkait krisis Irak. Ia bahkan mengatakan kepada para pemilih bahwa dirinya tidak menyepakati opsi invasi militer, yang tentu saja hal ini sangat bertolak belakang dengan isi dokumen rahasia tersebut.
Tak hanya itu, Blair bahkan terlibat lebih dalam dengan berperan sebagai seorang konsultan manajer kampanye atau spin doctor bagi George W Bush yang bertugas untuk meyakinkan publik bahwa Saddam Husein benar-benar memiliki senjata pemusnah massal.
Sebagai imbalannya, George W Bush akan menyanjung pribadi Blair dan memberikan kesan bahwa Inggris merupakan mitra sejajar Inggris dalam hubungan yang sangat khusus.
Menteri Luar Negeri Colin Powell yang menulis memo itu pada 28 Maret 2002, mengatakan kepada Bush bahwa Blair akan bersama dengan AS. Ia meyakinkan bahwa Inggris akan mengikuti langkah AS terkait kebijakan invasi militer terhadap Irak.
Dokumen lainnya yang terungkap ke publik menjelaskan peran bush di Partai Buruh yang membantu Blair untuk memanipulasi opini publik Inggris terkait opsi invasi militer.

Dokumen yang diterima Daily Mail pada Minggu (18/10/2015) itu merupakan bagian dari kiriman email rahasia yang berasal dari server pribadi calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton, dimana sebelumnya pengadilan telah memerintahkan untuk mengungkap dokumen tersebut.
Mantan sekretaris menteri dalam negeri Inggris, David Davis membenarkan bahwa memo tersebut telah membuktikan secara eksplisit mengenai peran Blair dalam perang irak.
"Memo ini tanpa diragukan lagi telah menunjukan bahwa Blair berkomitmen terhadap Perang Irak bahkan sebelum ia menginjakan kaki di Crawford (pertemuan dengan George W Bush)," jelasnya.
Namun begitu, mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair tetap saja membantah klaim adanya 'kesepakatan berdarah' tersebut.
Sebagaimana diketahui, perang yang dilakukan tanpa adanya restu dari PBB itu telah menelan nyawa yang tak sedikit. Bahkan kekosongan kekuasaan di Irak telah melahirkan benih-benih kekerasan baru. Ini dituding akibat adanya perencanaan pascakonflik yang tidak matang.
Berikut merupakan salinan dokumen memo rahasia yang terungkap ke publik :


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terungkap, 'Kesepakatan Berdarah' George W Bush dan Tony Blair Soal Perang Irak"

Posting Komentar